News  

Dua Motor Adu Banteng di Jalur Alternatif Bantul-Gunungkidul, Enam Orang Luka-Luka Terjungkal ke Aspal

Adu Banteng di Jalur Alternatif Bantul-Gunungkidul/Foto: Polres Bantul

bernasnews– Dua sepeda motor terlibat adu banteng di jalur alternatif Bantul-Gunungkidul. Mereka menyeret satu motor lain hingga seluruh pengendara dan pemboncengnya terjungkal keras ke aspal.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Munggur–Petir, Dusun Wanujoyo, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Insiden tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial karena memperlihatkan kondisi korban yang tergeletak di jalan serta kendaraan yang ringsek parah.

Kronologi Adu Banteng di Jalur Alternatif Bantul-Gunungkidul

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor, yakni Honda Vario AB 5917 JP, Honda Scoopy AB 5497 YM, dan Yamaha Jupiter AB 2414 UT.

Kecelakaan adu banteng di jalur alternatif Bantul-Gunungkidul bermula saat sepeda motor Honda Vario AB 5917 JP melaju dari arah barat ke timur di Jalan Munggur–Petir.

Pengendara Vario tersebut berusaha mendahului Yamaha Jupiter AB 2414 UT yang melaju searah di depannya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, tepatnya dari timur ke barat, melaju Honda Scoopy AB 5497 YM. Ketika ketiga kendaraan berada di titik yang sama, tepat di depan Angkringan Ipin yang masuk wilayah Dusun Wanujoyo, tabrakan tak terhindarkan.

Honda Scoopy langsung menabrak Honda Vario dari arah depan atau adu banteng. Benturan keras tersebut kemudian menyeret Yamaha Jupiter yang berada di jalur mendahului.

Akibatnya, ketiga sepeda motor oleng dan seluruh pengendara beserta pemboncengnya terhempas ke aspal jalan.

“Benturan terjadi sangat keras sehingga seluruh korban jatuh ke badan jalan dan mengalami luka-luka,” jelas Iptu Rita.

Keadaan Korban

Pengendara Honda Vario, berinisial M (52), warga Srimartani, mengalami luka lecet pada kaki kanan dan kiri serta benjolan di kepala bagian kiri. Ia langsung mendapatkan perawatan intensif di RSUD Prambanan.

Pembonceng Honda Vario, TBP (12), seorang pelajar, mengalami bengkak pada mata kiri, luka sobek di kaki kiri, serta lecet di tangan dan kaki. Tim medis juga merawat korban di RSUD Prambanan.

Sementara itu, pengendara Honda Scoopy, RW (22), mengalami patah jari tangan kiri, cedera kepala sedang, serta luka sobek di kaki kiri. Petugas medis merujuk korban ke RSI PDHI Kalasan.

Pembonceng Honda Scoopy, S (39), mengalami luka cukup serius berupa memar di rusuk kiri, patah kaki kiri, sobek di dahi, serta lecet di tangan dan kaki. Tim ambulans membawa korban ke RSUD Prambanan.

Pengendara Yamaha Jupiter, P (40), mengalami memar di bagian dada serta lecet di tangan kanan. Sedangkan pemboncengnya, SN (29), mengalami memar di bagian perut. Keduanya mendapatkan perawatan di RSUD Prambanan.

Dua saksi mata, Ikhwanudin (48) dan Manto (42), menyebutkan bahwa suara benturan terdengar sangat keras. Suara itu membuat warga sekitar langsung berlari ke lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.

“Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp4 juta,” ungkap Iptu Rita Hidayanto.

Polres Bantul mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur alternatif Bantul-Gunungkidul.

“Kami mengingatkan pengendara agar tidak mendahului di lokasi yang rawan, selalu mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lain,” pungkas Iptu Rita. (ef linangkung)