bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah DIY pada Sabtu, 10 Januari 2026.
BMKG menyampaikan peringatan tersebut melalui informasi prakiraan cuaca resmi yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB.
BMKG menegaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah dan dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Kondisi cuaca tersebut berisiko menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Cuaca Pagi: Hujan Lebat Mulai Mengancam Wilayah Selatan
Pada pagi hari, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan.
Sementara itu, Kulon Progo bagian selatan berpotensi mengalami hujan ringan.
BMKG meminta masyarakat yang memulai aktivitas sejak pagi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko genangan air.
Siang hingga Sore: Hujan Lebat Meluas ke Hampir Seluruh DIY
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat dan meluas. BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat akan melanda Sleman bagian utara, Kulon Progo, Gunungkidul, serta Bantul bagian selatan.
Pada waktu yang sama, hujan ringan berpotensi turun di Kota Yogyakarta, Sleman bagian selatan, dan Bantul bagian utara.
BMKG mengingatkan bahwa periode siang hingga sore menjadi waktu paling krusial karena aktivitas masyarakat berada pada puncaknya.
Malam Hari: Hujan Masih Bertahan di Wilayah Selatan
Pada malam hari, hujan belum sepenuhnya mereda. BMKG memprakirakan hujan ringan masih akan mengguyur Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas malam serta meningkatkan risiko genangan di wilayah dataran rendah.
Dini Hari: Hujan Berlanjut dengan Intensitas Ringan hingga Sedang
Hingga dini hari, BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang masih akan terjadi di wilayah selatan DIY, meliputi Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul bagian selatan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan seperti tanah longsor dan pohon tumbang.
Suhu, Kelembapan, dan Angin Perkuat Potensi Cuaca Ekstrem
BMKG mencatat suhu udara di DIY berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 60 hingga 95 persen. Kondisi tersebut mendukung terbentuknya awan hujan secara intens.
Selain itu, angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam. Kecepatan angin tersebut berpotensi meningkat saat hujan lebat dan memicu angin kencang secara tiba-tiba.
Gelombang Laut Sedang, Nelayan Diminta Lebih Waspada
BMKG juga melaporkan kondisi gelombang laut di perairan Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada kategori sedang dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
BMKG meminta nelayan dan pelaku aktivitas kelautan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan keselamatan sebelum melaut.
Peringatan Dini: Waspada Kilat, Petir, dan Angin Kencang
Sebagai penutup, BMKG secara tegas mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di Sleman bagian utara, Kulon Progo, Gunungkidul, serta Bantul bagian selatan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini, menghindari wilayah rawan bencana, serta segera mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sepanjang hari. (Eln)












