News  

Warga DIY Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem pada Kamis, 8 Januari 2026

Prakiraan cuaca DIY Kamis, 8 Januari 2025. (BMKG)

bernasnewsBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG )melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (YIA) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 8 Januari 2026.

Lembaga tersebut meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di perairan selatan DIY.

BMKG menyampaikan bahwa prakiraan cuaca ini berlaku selama 24 jam, terhitung mulai Kamis, 8 Januari 2026, pukul 07.00 WIB hingga Jumat pagi. Kondisi atmosfer dinilai mendukung terjadinya cuaca signifikan yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di daratan maupun perairan.

Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan berpotensi terjadi di wilayah Kulon Progo bagian selatan dan Bantul bagian selatan. Kondisi tersebut menandai awal peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY. Masyarakat yang beraktivitas sejak pagi diimbau tetap berhati-hati, terutama pengguna jalan dan pekerja luar ruangan.

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Hujan sedang hingga lebat berpotensi mengguyur Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara dan selatan, serta Gunungkidul bagian utara.

Pada waktu yang sama, hujan ringan hingga sedang juga berpeluang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul, yang berpotensi menimbulkan genangan air, penurunan jarak pandang, serta gangguan lalu lintas di sejumlah titik.

Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Gunungkidul bagian utara dan Kulon Progo bagian selatan.

Selain itu, hujan ringan diperkirakan turun secara merata di seluruh wilayah DIY. Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan pohon tumbang dan sambaran petir, terutama di area terbuka.

Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan berpotensi mengguyur Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan.

Kondisi cuaca basah yang berlangsung hampir sepanjang hari ini menunjukkan perlunya kesiapsiagaan berkelanjutan dari masyarakat dan pemerintah daerah.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah DIY berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 70 hingga 96 persen.

Angin diperkirakan bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam, yang mendukung pembentukan awan hujan.

Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY

Di wilayah perairan selatan DIY, tinggi gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter dan masuk kategori gelombang tinggi. Kondisi tersebut dinilai berbahaya bagi aktivitas pelayaran, nelayan, dan wisata bahari.

BMKG mengimbau nelayan serta operator kapal untuk menunda aktivitas melaut demi keselamatan.

Masyarakat juga diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem. (Eln)