bernasnews — Gelaran akbar peringatan Reuni Emas Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) atau dahulu Akademi Manajemen Perusahaan (AMP) YKPN Yogyakarta, berlangsung di Grand Ballroom The Alana Hotel Yogyakarta, Jalan PalaganTentara Pelajar KM 7, Kabupaten Sleman, DIY, pada Sabtu malam (3/1) 2026).
Acara Reuni Emas (ReMas) dihadiri sebanyak 280 alumni dari berbagai angkatan, yang datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia guna menyatu dalam keakraban dan kebersamaan. Lagu Indonesia Raya dan lagu Selamat Datang di Yogyakarta mengawali acara malam ReMas, yang sebelumnya dibuka dengan doa oleh H. Susi Herwanto alumni AMP, angkatan 78.
Dalam sambutannya Otto Saksono selaku Ketua Panitia ReMas mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua STIM YKPN Dr. Suparmono, M.Si beserta Dra. Ralina Trasistari, M.Si dan Dra. Siti Remi, MM selaku Waket 3 dan Waket 1 dalam ikut serta menyemarakan ReMas ini.
“Selamat datang juga pada seluruh peserta alumni dan terima kasih yang tidak terhingga pada pendukung acara ReMas yakni pembawa acara Cristine, Home Band Panjul Tono Bambang, Evio Multi Media, The Alana Hotel, Luhur Creative, Gee Batik, Corna Colection, Jayus Sport, Pesona Cipta,” ungkap Otto Saksono.
“Juga terima kasih kepada Samir Wijaya 81, Irma Suryani 85, John Sinarta Ginting 87, OS 81, Teguh Senoadji 88, Juliana Anggraeni 88 dan Rudy Haryanto 87. Kiranya melalui reuni ini akan semakin erat dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi. Semoga reuni mendatang masih sehat semua dan dapat berjumpa dan berkumpul lagi,” lanjutnya.
Pada bagian lain, Dr. Suparmono, M. Si selaku Ketua STIM YKPN menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia yang telah menyiapkan acara dari swakelola dan swadana secara baik. Juga permohonan maaf saat malam Tasyukuran Dies Natalis Ke-50 STIM YKPN dan peresmian Story Wall tidak dapat mengundang seluruh alumni yang telah datang di Yogyakarta.
“Kegiatan Reuni Emas ini merupakan tonggak sejarah yang sangat bermakna dan malam Reuni Emas ini mampu memberi kesan yang mendalam. Untuk itu kami atas nama lembaga mengucapkan terima kasih atas masukan saran dan kritikan yang membangun dari para alumni demi kemajuan STIM YKPN mendatang,” ujarnya
Di akhir pesannya, Dr. Suparmono, M.Si juga berharap semoga para alumni datang dengan sehat dan pulang kembali ke daerah masing-masing juga dalam keadaan sehat.
ReMas penuh spektakuler dengan berbagai persembahan penampilan dari angkatan 85, 87, 88, 76-78, 91,92,93, 84 dan pesembahan angkatan 81 yang dipandu oleh pembawa acara Christine yang selalu kocak dan pinter nyanyi ini dan didukung oleh Home Band yang tampil memukau.
Penampilan peragaan busana (fashion show) Alumni AMP YKPN bersama pendukung Batik Gee, penampilan panitia putra yang didukung oleh busana Corna Colletion menambah semarak saat menyanyikan lagu Selamat Datang di Yogyakarta bersama panitia putri yang berbusana kebaya yang sangat anggun.
Selanjutnya penghargaan ReMas diberikan pada angkatan 76,77 dan 78, yang terpilih sebagai angkatan dengan penampilan terbaik dengan sajian lagu “Jangkrik Genggong” dan lagu “Bunda Piara”. Sedangkan angkatan 85, 88 dan angkatan 78 juga terpilih sebagai peserta yang paling banyak membawa anggota alumni yang dapat hadir dalam acara ReMas.
Kemudian acara penyerahan Pandel dari Rosa Maria selaku Ketua Keluarga Alumni AMP-STIM YKPN diberikan kepada Dr. Suparmono, M. Si selaku Ketua STIM.
Usai acara pembagian puluhan doorprize, Kusmiyanto dari angkatan 77 menyampaikan kesannya, walaupun saat itu kuliahnya hanya di tempat Balai Rukun Kampung (Surokarsan, Taman Siswa) Yogyakarta, akan tetapi semangat pantang menyerah untuk menuntut ilmu terus menyala, termasuk para dosen yang mengajar dari UGM dengan gigih mendampinginya.
“Bahkan tahun 76, 77,78 sudah punya tim mahasiswa yang kuat divbidang sepak bola, punya group band dan kegiatan mahasiswa pencinta alam (Mapala).Kami juga berharap semua alumni STIM- AMP YKPN semakin sukses,” ujar Kusmiyanto.
Detik- detik akhir pagelaran ReMas dengan alunan lagu Dancing Queen, Oh Carrol dan Tabola Bale, Otto selaku Ketua Panitia usai menarik tembakan yang berisi conveti dengan lighting yang menyala maksimal mengumumkan undian Grand Prize berupa logam mulia (antam).
Peserta yang beruntung logam mulia diraih Kristina dari alumni angkatan 88. Sementara angkatan 88 merupakan peserta terbanyak dan peraih doorprize terbanyak. Kegembiraan tampak di wajah Kristina saat menerima hadiah Grand Prize berupa logam mulia. “Reuni STIM- AMP YKPN Yogyakarta kali ini memang asyik,” ujarnya. (zbd)












