News  

Keluarga Besar SPW Bersyukur Memiliki Paguyuban Trah yang Guyup Rukun

Sebagian keluarga besar Trah Singo Pawira Wijayan (SPW) foto bersama seusai temu trah 2025 di Jobin Abang, Gampingan, Yogyakarta, Minggu 28/12/2025. (Foto : Andreas Fajar/Trah Beji)

bernasnews – Apa yang ada di dalam benak dan hati keluarga besar Singo Pawiro Wijayan (SPW) Yogyakarta ketika berjumpa dalam temu akbar tahunan? Tentu jawabannya beragam. Namun benang merah yang dapat ditarik kiranya adalah merasa bersyukur dan suka cita.

Sebagaimana tampak dalam Temu Trah SPW 2025 di Kafe Jobin Abang, Gampingan, Yogyakarta, Minggu (28/12/2025), lebih dari seratus orang anggota trah yang hadir karena merasa kangen, senang dan berpengharapan menuju tahun 2026 yang lebih baik. Panitia Pelaksana Temu Trah 2025 dari Keluarga Beji dan Keluarga Klaten menyambut para saudaranya secara ramah dengan iringan tarian “Selamat Datang” yang semarak.

Lima foto perempuan yang terpasang di backdrop bertajuk “Guyup rukun temu seneng” seolah menjadi saksi atas kerukunan, keguyupan, suka cita dalam kebersamaan itu. Mereka adalah Yosefin Mursiyem (Trah Beji), Th. Suratijah (Trah Ngampilan), Th. Suratmi (Trah Gampingan), Ratna Juhariah (Trah Klaten) dan Wahini (Trah Prambanan).

Generasi pertama SPW itu telah tiada cukup lama, dan yang hadir dalam temu trah tahunan itu adalah generasi kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Anak trah tertua berusia 83 tahun dan cucu generasi kelima yang paling muda berusia 3 tahun.

Trah Beji yang hadir adalah generasi ketiga yang telah memiliki anak dan cucu-cucu. Mereka adalah Bambang Margantoro, Bambang Marsamtoro, Bambang Martantoro, Endang Substitari, Ita Mariantari dan Bambang Marsatriantoro. Mereka anak-anak dari Margono – Siti Samtari (alm). Kemudian Trah Ngampilan ada keluarga Sucipto (alm). keluarga Sudarminah (alm), Yatina, Sunarman (alm), Sunarto, Sunardi, Sunarini (alm), Sunaryo, Sunaryanti, Sunardono, Sunarjo, dan Sunarkoco, masing-masing beserta keluarga.

Dari Trah Gampingan hadir antara lain keluarga Suhardi (alm), keluarga Suhardjo, keluarga Suharyadi, masing-masing dengan anak cucu. Selanjutnya dari Trah Klaten hadir keluarga Agustin Susetyowati (alm) yang diwakili suaminya Sugeng Susanto dan anak cucu, keluarga Titik Novianti, dan keluarga Bambang Aprilyono (alm).

Sedangkan Trah Prambanan ada Rini Supriyatun dan keluarga, Bambang Triyatno (alm). Bambang Triyanto (alm), Tri Marsono, Agus Mulyadi, Ambar Budiati, Sri Wahyuni (alm), Debora Asih S., Siyam Lestari, Astomo Budi Tantoro, Agung Wahyono. Sebagian diantara mereka hadir beserta keluarga.

Ketua SPW Y. Sunardi dari Trah Ngampilan menyampaikan syukur dan apresiasi atas pertemuan rutin trah yang tahun 2025 adalah kesepuluh kalinya. Dia mengajak para saudaranya di mana pun berada agar tetap terjalin dalam silaturahmi melalui WA Group, pertemuan arisan bulanan, atau perjumpaan lainnya. “Backdrop temu trah kali ini paling baik ilustrasinya. Selamat dan terima kasih,” katanya seraya tersenyum.

Memberikan sambutan Panpel Temu Trah SPW 2025 Anto Margono (Beji) dan Adji Sulistyo (Klaten). Kemudian dilanjutkan sambutan perwakilan trah yakni Endang Widiyanti (Ngampilan), Suhardjo (Gampingan) dan Rini S (Prambanan). Acara dimeriahkan dengan pemberian tanda kasih kepada peserta tertua yakni Sugeng, Suharjo, Yatina dan Ny Sucipto. Kemudian penampilan spontanitas trah, pembagian doorprize, kado silang, ranah tamah, dan hiburan musik. Tiap keluarga yang hadir menerima suvenir kalender trah SPW 2026.

Pertemuan trah SPW diakhiri dengan foto bersama. Untuk pertemuan trah tahun 2026 disepakati dengan tuan rumah keluarega trah Prambanan. (mar)