Cetak Komunikator Handal, Mahasiswa PR UMBY Gelar Communication Identity Unscripted

Communication Identity Unscripted. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, konsentrasi Public Relations, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sukses menyelenggarakan acara edukatif dan kreatif bertajuk “Communication Identity Unscripted”, pada 23 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gelar Karya Public Relation Tahun 2025, yang bertujuan memberikan pengalaman belajar bagi siswa dan mahasiswa dalam menerapkan ilmu komunikasi, khususnya dalam melatih kemampuan berbicara di ruang publik tanpa skrip.

Dengan semakin tingginya permintaan akan komunikator yang adaptif, Unscripted hadir untuk menekankan pentingnya rasa percaya diri, ketenangan, serta kejelasan pesan dalam menghadapi dinamika komunikasi yang berubah-ubah.

Kemegahan event ini dibuka secara resmi dengan sesi seminar yang menghadirkan Aline Laksmi, Puteri Indonesia Intelegensia dan Photogenic DIY 2015 sekaligus MC ternama di Yogyakarta.

Dalam seminarnya, Aline tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung cara public speaking yang baik, teknik berpikir cepat, dan strategi membangun kepercayaan diri di atas panggung.

Seminar ini berlangsung interaktif karena dilengkapi praktik langsung antara narasumber dan peserta, menciptakan suasana yang penuh gairah dan tidak membosankan. Dalam kesempatan tersebut, Aline Laksmi menegaskan prinsip utama, bahwa “Unscripted doesn’t mean Unprepared”, yang bermakna bahwa berbicara tanpa skrip bukan berarti tampil tanpa persiapan, melainkan bentuk kesiapan diri dalam menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di lapangan.

Sebagai bagian dari kemeriahan pra-event, panitia menyelenggarakan delapan kategori kompetisi tingkat SMA/SMK sederajat sebagai wadah ekspresi identitas generasi muda, yakni kompetisi menyanyi “Harmoni Muda” bertema “Harmoni dalam Suara, Kreasi dalam Jiwa”, lomba pidato “Speechforia” dengan tema “Suara Generasi Z: Ngomong Baik, Bikin Perubahan”.

Selanjutnya, lomba cipta puisi “Nada Aksara”, lomba poster “Dwipatara” bertema lingkungan, lomba tari modern “Step The Beat”, Kompetisi “Retro Fashion”, Community Public Speaking, lomba melukis “Pekan Inspirasi Kanvas”.

Kemeriahan Communication Identity Unscripted semakin lengkap dengan kehadiran bazar spesial yang mengurasi tenant-tenant unik sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif. Pengunjung juga dapat mengeksplorasi berbagai layanan dan produk dari tenant-tenant yang ada,

Salah satu pemenang lomba, Jose Van Devin dari SMA Pangudi Luhur, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan. “Kegiatan hari ini sangat seru dan sangat bermanfaat,” ujarnya.

“Event yang sangat baik dari UMBY dimana dapat menciptakan wadah bagi siswa-siswi SMA dalam menyalurkan bakatnya seperti tadi ada pidato, dance, melukis, dan sebagainya,” imbuh Jose.

Awarding Step the Beat. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Vincent Gerrard Emmanuel selaku Ketua Panitia Communication Identity Unscripted mengungkapkan, bahwa tantangan terbesar bagi siswa maupun mahasiswa adalah berbicara di depan publik. Menurutnya, berbicara dengan skrip saja terkadang masih sering gugup apalagi tanpa skrip dan spontan.

“Harapannya dengan diadakannya seminar ini, dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru bagi peserta agar tidak lagi takut untuk berbicara di depan publik apapun keadaannya,” ujar Vincent.

Penyelenggaraan Gelar Karya Public Relations ini merupakan bukti nyata peran Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia UMBY dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan inovatif. Seluruh proses kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dikelola langsung oleh mahasiswa sebagai implementasi nyata mata kuliah Manajemen Event dan Penulisan Public Relations.

“Melalui Communication Identity Unscripted, UMBY berharap dapat terus memperkuat jaringan akademik serta menyediakan ruang kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan industri komunikasi dan Public Relations di masa depan,”pungkas Vincent. (*/ nun)