BANTUL – Aksi kekerasan berdarah menggemparkan warga Dusun Mandingan, Kalurahan Ringinharjo, Kabupaten Bantul.
Seorang pria paruh baya di Bantul menjadi korban penusukan sadis saat tengah nongkrong santai di rumah teman pada Rabu malam, 24 Desember 2025.
Penusukan Pria Paruh Baya di Bantul
Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah rumah warga yang berlokasi di RT 001 Dusun Mandingan, Ringinharjo, Bantul.
Korban berinisial K (56), seorang petani asal Mandingan, mengalami sejumlah luka tusuk serius di bagian leher, kepala, dan lengan kiri akibat serangan tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung menangani laporan korban dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku.
Kejadian bermula pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Korban K datang ke rumah saksi bernama Muji Lestari (49) untuk nongkrong bersama.
Korban dan saksi menghabiskan waktu dengan berbincang santai sambil bernyanyi di rumah tersebut. Situasi awal berlangsung tenang tanpa adanya pertanda konflik.
Namun, suasana berubah drastis sekitar pukul 22.30 WIB. Seorang pria berinisial P (53), warga Ringinharjo, tiba-tiba datang dengan berjalan kaki menghampiri korban dan saksi.
Saat korban menyapa saksi, pelaku secara tibatiba mengeluarkan senjata tajam berupa pisau runcing dari tangan kanannya.
Pelaku langsung menyerang korban dengan brutal. Pelaku menusukkan pisau sebanyak dua kali ke arah leher korban, tepatnya di bagian leher kiri dan tengkuk.
Korban yang panik berusaha berdiri dan menangkis serangan pelaku. Namun, upaya tersebut justru membuat korban mengalami luka tusuk tambahan di bagian lengan kiri.
Pelaku tidak berhenti sampai di situ. Ia kembali mengayunkan pisau dan menancapkannya ke arah kepala belakang korban sebanyak tiga kali.
Akibat serangan bertubi-tubi itu, kepala bagian belakang korban mengalami luka serius dan mengeluarkan darah cukup banyak. Korban tampak sempoyongan dan nyaris terjatuh akibat kehilangan banyak darah.
Saksi Melakukan Upaya Penyelamatan
Melihat kondisi korban yang semakin parah, saksi Muji Lestari segera melerai pelaku dan korban.
Setelah berhasil dipisahkan, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan apa pun kepada korban.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera membantu korban. Korban kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak rumah sakit memberikan penanganan intensif terhadap korban. Dokter menjahit luka di bagian kepala belakang dan leher korban akibat tusukan pisau.
Setelah menjalani perawatan, korban boleh pulang dan menjalani rawat jalan.
Meski nyawanya berhasil diselamatkan, korban masih mengalami trauma akibat kejadian sadis tersebut.
Setelah kondisi stabil, korban secara resmi melaporkan peristiwa penusukan tersebut ke Polsek Bantul.
Pihak kepolisian langsung menerima laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta menangkap pelaku penusukan pria paruh baya di Bantul. (ef linangkung)












