News  

Natal Bersama Museum Bahari Yogyakarta : Tuhan Selalu Hadir di Keluarga  

Keluarga besar Maritim DIY bersama Pembina Museum Bahari Yogyakarta Laksdya (Purn) Y. Didik Heru Purnomo (tengah depan) berpose seusai Perayaan Natal Bersama 2025 di Hotel Dermaga Keluarga Yogyakarta, Senin 29/12/2025. (Foto : Humas panitia Natal)

bernasnews – Museum Bahari Yogyakarta bersama Keluarga Besar Masyarakat Maritim DIY dan Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY mengadakan perayaan Natal Bersama 2025 bertajuk “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” di Hotel Dermaga Keluarga, Jalan Ambarbinangun No 470 Yogyakarta, Senin (29/12/2025). Romo Allbertus Hendaryono, Pr yang memimpin Misa Ekaristi pada kesempatan ini menyampaikan homili berdasar Injil Matius tentang silsilah Yesus.

Setelah panjang lebar mengisahkan silsilah Yesus dalam tiga rangkaian 14 generasi, Romo Hendaryono dari Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kumetiran Yogyakarta itu bertanya, “Yakinkah Bapak Ibu bahwa Tuhan Yesus sungguh hadir dalam keluarga kita?”.

Undangan peserta misa pun serempak menjawab tegas, “Yakin!” Meski sebelumnya Romo Hendaryono mengisahkan bahwa tidak semua pribadi dalam silsilah Yesus itu baik-baik saja. Ada beberapa person yang melakukan tindakan yang tidak baik.

“Kalau keluarga Bapak Ibu selama ini baik-baik saja, dibanding kisah sebagian dari silsilah Yesus itu, maka yakinlah bahwa Yesus berkenan hadir untuk menyelamatkan keluarga. Kita juga diutus untuk mewartakan kabar gembira, yakni keselamatan dari Tuhan,” kata pastor sepuh itu.

‎Pembina Museum Bahari Laksamana Madya (Purn) Yosaphat Didik Heru Purnomo mengemukakan, kegiatan Natal Bersama ini menjadi momentum penting bagi masyarakat maritim, insan permuseuman, dan masyarakat lintas iman di DIY dalam semangat kebersamaan, persaudaraan, dan refleksi akhir tahun menjelang Tahun Baru 2026.

‎Perayaan Ekaristi Natal tersebut diikuti undangan yang beragama Kristiani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah lintas iman dan lintas komunitas yang terbuka bagi seluruh undangan. ‎Dalam sesi ramah tamah, acara dimeriahkan oleh Junior Navy Choir, paduan suara anak remaja binaan Museum Bahari Yogyakarta yang beranggotakan siswa-siswi dari berbagai sekolah di Yogyakarta serta visualisasi sejarah kemaritiman Indonesia.

“Penampilan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Museum Bahari Yogyakarta dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan budaya dan pendidikan maritim,” tambah Didik.

‎‎Menurut dia, Museum Bahari Yogyakarta selama ini banyak berkegiatan dan bersinergi dengan TNI Angkatan Laut, Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dan Barahmus DIY. Karena itu, Misa dan Perayaan Natal Bersama ini menjadi ruang perayaan iman bagi umat Kristiani sekaligus ajang berkumpul dan mempererat silaturahmi keluarga besar TNI AL, PPAL dan insan museum.

‎Didik Heru Purnomo mengatakan, memasuki tahun 2026 pihaknya berharap kecintaan terhadap laut dan budaya maritim terus berkembang, khususnya di kalangan generasi muda. Memang proses ini tidak dapat singkat, namun sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang sangat luas, Indonesia harus mampu maju dengan memanfaatkan laut sebaik-baiknya. Kita patut bersyukur memiliki laut yang luas, karena ada negara yang bahkan tidak memiliki wilayah laut sama sekali.

‎Secara khusus dia berharap pula, Museum Bahari Yogyakarta yang beralamat di Jalan R.E. Martadinata No 69 Wirobrajan Yogyakarta semakin dikenal oleh masyarakat luas dan dapat menyelenggarakan semakin banyak kegiatan edukatif dan kemaritiman.

‎Turut hadir dan diundang dalam kegiatan ini antara lain Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL), Komandan Lanuma Angkatan Laut Yogyakarta Kolonel Marinir Hafied Indrawan, SE, Ketua Barahmus DIY Hajar Pamadhi serta insan museum di DIY, umat Katolik dari berbagai paroki di Yogyakarta dan Jakarta, mahasiswa, pelajar, pendidik, dan tokoh-tokoh masyarakat. Memberikan sambutan pembukaan acara ketua panitia Hieronymus Budi Santosa. (mar)