bernasnews– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta secara resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang yang berpeluang terjadi pada Senin, 29 Desember 2025.
Sebaiknya, masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, serta Gunungkidul bagian selatan.
Sejak pagi hari, BMKG memprakirakan hujan ringan mengguyur sejumlah wilayah. Sleman, Kulon Progo, serta Gunungkidul bagian utara berpeluang merasakan rintik hujan yang turun sejak dini hari hingga menjelang siang.
Suhu udara yang berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celsius serta kelembapan tinggi mencapai 95 persen turut memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah DIY.
Memasuki siang hingga sore hari, BMKG mencatat peningkatan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Wilayah Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian selatan menjadi area yang paling berisiko.
Pada periode ini, hujan dapat turun lebih merata dan berlangsung lebih lama. Aktivitas masyarakat di luar ruangan, termasuk perjalanan antarkabupaten, berpotensi terdampak oleh kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang menurun.
Saat malam tiba, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.
Angin yang bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam juga berpotensi memperkuat sebaran awan hujan pada malam hari.
Memasuki dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Kulon Progo dan Sleman bagian utara.
Meski intensitasnya cenderung menurun, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, khususnya warga yang beraktivitas pada jam-jam awal pagi.
Tidak hanya cuaca darat, BMKG juga menyoroti kondisi perairan selatan Yogyakarta. Tinggi gelombang laut di Perairan DIY diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang.
BMKG meminta nelayan, pelaku wisata bahari, serta pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Gelombang yang cukup tinggi dapat membahayakan aktivitas di laut, terutama pada siang hingga malam hari.
Melalui peringatan dini ini, BMKG DIY mengajak seluruh masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terbaru dan menyesuaikan aktivitas sehari-hari.
Warga di wilayah rawan longsor dan genangan air diimbau meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang terjadi. (ef linangkung)












