News  

Hujan Deras Guyur Jogja Semalaman, Jalan Baron Sempat Terendam

Ilustrasi Jalan Baron sempat terendam, ini daerah terdampak banjir di Jogja. (Pixabay.com)

bernasnews – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Jumat sore hingga dini hari Sabtu, 26–27 Desember 2025, memicu serangkaian bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah.

Salah satu titik yang paling terdampak berada di kawasan wisata Pantai Baron, tepatnya di Jalan Baron, Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, yang sempat lumpuh akibat genangan banjir.

Curah hujan mulai meningkat sejak sekitar pukul 15.00 WIB pada Jumat (26/12/2025) dan berlangsung tanpa jeda hingga sekitar pukul 24.00 WIB. Aliran air hujan yang deras membuat debit air menuju luweng atau gua vertikal meningkat tajam. Akibatnya, air meluap dan menggenangi kawasan rendah di sekitarnya, termasuk ruas jalan utama menuju pantai.

Jalan Baron Ditutup, Arus Wisata Dialihkan ke JJLS

Pada Sabtu pagi (27/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, pantauan CCTV Kominfo Gunungkidul menunjukkan bahwa portal penutup jalan masih terpasang di jalur utama menuju Pantai Baron dan sekitarnya, tepatnya di depan SMK Negeri 1 Tanjungsari.

Meski ketinggian air sudah menurun dibandingkan Jumat malam, petugas tetap membatasi akses kendaraan demi keselamatan.

Kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil pribadi masih bisa melintas melalui jalan kampung di sekitar lokasi. Namun, kendaraan besar seperti bus pariwisata diwajibkan menggunakan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sebagai jalur alternatif.

Bagi wisatawan yang datang dari Kota Yogyakarta maupun dari arah timur, akses menuju kawasan pantai sementara hanya disarankan melalui JJLS. Pengalihan ini dilakukan agar arus wisata tetap berjalan tanpa membahayakan pengendara.

Sejumlah Lokasi di Sekitar Pantai Ikut Tergenang

Tak hanya ruas jalan, banjir juga merendam berbagai fasilitas di sekitar kawasan wisata dan pemukiman. Beberapa titik yang terdampak antara lain:

  • Komplek SMK Negeri 1 Tanjungsari, yang sempat tergenang sehingga tidak dapat dilalui kendaraan
  • Jalan Baron di sekitar SMKN 1 Tanjungsari, untuk sementara tidak bisa dilewati
  • Padukuhan Rejosari RT 01 RW 02, di mana air sempat masuk ke rumah warga
  • Kios-kios di Pantai Kukup, sebagian tergenang
  • Sejumlah kios di Pantai Baron, ikut terendam air

Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi dan wisata di sekitar pantai sempat terganggu, meski hingga Sabtu pagi hujan sudah mulai turun dengan intensitas sedang.

Meski sempat terjadi genangan di sejumlah titik, pihak terkait memastikan bahwa aktivitas wisata pantai di kawasan Baron dan sekitarnya masih relatif aman. Namun, wisatawan diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas serta mengikuti informasi terbaru mengenai cuaca.

Dampak Cuaca Ekstrem Meluas di DIY

Tidak hanya Gunungkidul, hujan lebat pada 26-27 Desember 2025 juga menyebabkan bencana di berbagai wilayah DIY. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat bahwa Kabupaten Bantul menjadi daerah dengan dampak paling luas.

Di Bantul, banjir dan tanah longsor terjadi di 88 titik yang tersebar di delapan kapanewon, yakni:

  • Imogiri
  • Kasihan
  • Dlingo
  • Kretek
  • Piyungan
  • Sanden
  • Sewon
  • Srandakan

Jenis kejadian yang paling dominan adalah pohon tumbang, tercatat di 79 lokasi. Selain itu, BPBD juga mencatat:

  • Kerusakan akses jalan di 39 titik
  • Rumah rusak di 25 lokasi
  • Gangguan jaringan listrik di 25 titik
  • Kerusakan jaringan komunikasi di 1 lokasi
  • Kandang ternak rusak di 4 titik
  • Satu kantor koperasi terdampak
  • Kerusakan makam di 3 lokasi
  • Talud dan pekarangan rumah warga rusak di beberapa titik

Bencana yang terjadi meliputi banjir, genangan air, dan longsor di sedikitnya delapan lokasi.

Gunungkidul Juga Terdampak di Tiga Kecamatan

Selain Bantul, Kabupaten Gunungkidul juga mengalami dampak cukup signifikan. BPBD mencatat kejadian bencana di tujuh titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Tanjungsari, Wonosari, dan Playen.

Rincian dampaknya meliputi:

  • Pohon tumbang di 3 titik
  • Banjir atau genangan air di 4 titik
  • Rumah rusak sebanyak 2 unit
  • Akses jalan terdampak di 2 lokasi
  • Fasilitas pendidikan terdampak di 1 titik
  • Tempat usaha atau kios terdampak sebanyak 28 unit

Sebagian besar titik tersebut berada di sekitar kawasan wisata dan permukiman padat, sehingga dampaknya cukup terasa bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Waspada

Dengan masih turunnya hujan di sejumlah wilayah Gunungkidul dan potensi cuaca ekstrem yang belum sepenuhnya mereda, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jika hendak berkunjung ke pantai selatan seperti Baron, Kukup, dan sekitarnya, pastikan untuk memantau informasi cuaca terbaru dan mengikuti arahan petugas lapangan.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan relawan terus melakukan pemantauan serta penanganan di titik-titik terdampak, agar aktivitas masyarakat dan pariwisata bisa kembali berjalan normal secepat mungkin. (anp)