News  

Jelang Libur Nataru 2026, Harga Tiket Bus di Terminal Semin Naik hingga Rp30 Ribu

Terminal Semin catat kenaikan harga tiket bus menjelang Nataru 2025/2026. (Ist)

bernasnews – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, pergerakan penumpang mulai terlihat di Terminal Semin, Kabupaten Gunungkidul. Seiring meningkatnya permintaan perjalanan, harga tiket bus antarkota di terminal tersebut mengalami penyesuaian.

Kenaikan tarif tercatat mencapai Rp30 ribu per tiket, terutama pada rute favorit tujuan Jakarta dan sebaliknya. Perubahan harga mulai dirasakan calon penumpang sejak beberapa hari terakhir.

Operator tiket PO Gunung Harta di Terminal Semin, Sukani, membenarkan adanya penyesuaian tarif tersebut. Ia menyampaikan bahwa kenaikan dilakukan untuk menyambut periode libur Nataru.

“Biasanya harga tiket Rp250 ribu, sekarang sudah naik menjadi Rp280 ribu,” ujar Sukani saat ditemui di Terminal Semin, Senin, 22 Desember 2025.

Menurut Sukani, kenaikan harga terjadi karena permintaan perjalanan mulai meningkat, meskipun belum menunjukkan lonjakan yang signifikan. Ia menilai kondisi terminal saat ini belum seramai periode Nataru tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa jarak waktu libur Nataru yang relatif berdekatan dengan Lebaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian. Sebagian calon penumpang memilih menunda rencana pulang kampung.

“Pemesanan memang meningkat, tetapi belum terlalu padat. Lebaran tinggal tiga bulan lagi, kemungkinan banyak orang memilih menunda pulang kampung saat Nataru,” kata Sukani.

Sementara itu, Kepala UPT Terminal Semin, Reza Pahlevi, menyatakan bahwa aktivitas penumpang di terminal hingga saat ini masih berada dalam kondisi normal. Ia menyebut belum terlihat lonjakan signifikan baik pada arus kedatangan maupun keberangkatan bus.

“Untuk sekarang kondisinya masih seperti hari biasa. Kami belum melihat peningkatan yang berarti,” ujar Reza.

Meski demikian, pengelola terminal tetap bersiaga menghadapi potensi peningkatan penumpang. Reza memprediksi puncak arus penumpang akan terjadi pada rentang 25 hingga 30 Desember 2025, seiring dimanfaatkannya cuti bersama oleh masyarakat.

Namun, secara keseluruhan, Reza memperkirakan jumlah penumpang selama libur Nataru 2026 berpotensi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 persen.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas bus yang beroperasi di Terminal Semin melayani trayek Jakarta–Gunungkidul dan Gunungkidul–Jakarta. Oleh karena itu, dinamika penumpang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kalender libur nasional.

Terkait antisipasi lonjakan penumpang, Reza memastikan pihak terminal siap menyesuaikan operasional. Penambahan armada bus akan dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

“Biasanya kami menambah satu hingga dua armada bus jika terjadi lonjakan penumpang. Agen tiket akan mengajukan permintaan tambahan armada kepada PO masing-masing apabila kebutuhan meningkat,” jelas Reza.

Dengan adanya penyesuaian harga tiket dan potensi peningkatan penumpang pada akhir Desember, pengelola terminal mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Langkah tersebut dinilai dapat membantu calon penumpang memperoleh kepastian jadwal dan harga selama periode libur Nataru 2026. (Eln)