Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Agama Islam: Arab, Latin dan Artinya

Ilustrasi doa akhir dan awal tahun agama Islam. (Pixabay.com)

bernasnews – Pergantian tahun dalam Islam, khususnya saat memasuki Tahun Baru Hijriah, menjadi momen refleksi spiritual yang sarat makna. Banyak umat Islam memanfaatkan waktu ini untuk melakukan muhasabah, menata kembali niat, serta memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang kerap dilakukan adalah membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun sebagai bentuk syukur, penyesalan, sekaligus harapan akan perlindungan di masa mendatang. Simak bacaan doa akhir dan awal tahun agama Islam.

Doa bukan sekadar rangkaian kata, melainkan wujud penghambaan dan pengakuan manusia atas kelemahan dirinya di hadapan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, doa memiliki kedudukan yang sangat penting karena merupakan inti ibadah.

Allah SWT secara tegas memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Mu’min ayat 60:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya:

“Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.’”

Ayat ini menjadi dasar kuat bahwa memanjatkan doa, termasuk saat pergantian tahun, adalah perintah langsung dari Allah SWT.

Keutamaan Membaca Doa Akhir Tahun

Dalam buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid dijelaskan bahwa seseorang yang mengamalkan doa akhir tahun akan mendapatkan perlindungan dari godaan dan tipu daya setan. Selain itu, dengan izin Allah SWT, dosa-dosa kecil yang dilakukan selama setahun ke belakang dapat diampuni.

Doa akhir tahun biasanya dibaca setelah salat Ashar atau menjelang masuk waktu Maghrib, tepat di penghujung tahun Hijriah. Momentum ini dimaknai sebagai penutup amal setahun penuh, sekaligus ungkapan penyesalan atas khilaf yang telah dilakukan.

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam

Mengutip NU Online yang merujuk pada kitab Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, berikut bacaan doa akhir tahun yang umum diamalkan oleh umat Islam.

Teks Arab Doa Akhir Tahun

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Arab Latin

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka faghfirlî, wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ wa wa‘adtanî ‘alaihits tsawâba fa as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya

“Ya Allah, terhadap segala perbuatan yang aku lakukan di tahun ini—yang Engkau larang dan belum sempat aku taubati, yang Engkau tangguhkan hukumannya karena kemurahan-Mu padahal Engkau mampu menyiksaku, serta dosa yang aku lakukan meski Engkau telah menyeruku untuk bertobat—aku memohon ampun kepada-Mu. Maka ampunilah aku. Terimalah pula amal yang Engkau ridhai dan yang telah Engkau janjikan pahala. Jangan Engkau putuskan harapanku dari rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia.”

Doa Awal Tahun Baru Hijriah

Setelah menutup tahun dengan istighfar dan permohonan ampunan, umat Islam dianjurkan membuka tahun baru dengan doa penuh harap. Doa awal tahun mencerminkan permintaan perlindungan, kekuatan iman, serta petunjuk agar hidup lebih dekat dengan Allah SWT.

Teks Arab Doa Awal Tahun

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Arab Latin

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya

“Ya Allah, Engkau Maha Abadi, Maha Awal, dan tempat bersandar segala harapan. Tahun baru ini telah tiba. Aku memohon perlindungan-Mu dari godaan setan dan pengikutnya, serta pertolongan-Mu untuk menundukkan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan. Bimbinglah aku agar seluruh aktivitas hidupku semakin mendekatkanku kepada-Mu, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.”

Hukum Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun dalam Islam

Dalam buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 1 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, ditegaskan bahwa doa merupakan bagian dari ibadah. Oleh sebab itu, ibadah harus berlandaskan dalil, bukan sekadar kebiasaan atau tradisi tanpa dasar.

Secara khusus, tidak terdapat dalil sahih yang menetapkan doa akhir dan awal tahun sebagai sunnah Rasulullah SAW dengan waktu dan redaksi tertentu. Doa-doa ini tercantum dalam kitab kumpulan doa, seperti Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya dan Majmu’ Syarif karya Ibnu Watiniyah.

Meski demikian, membaca doa akhir dan awal tahun tetap dibolehkan, baik saat pergantian tahun Hijriah maupun Masehi, selama tidak diyakini sebagai amalan sunnah yang ditetapkan Rasulullah SAW secara khusus. Doa tersebut dipahami sebagai permohonan umum yang boleh dibaca kapan saja.

Pergantian tahun adalah momen berharga untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Membaca doa akhir dan awal tahun dapat menjadi sarana muhasabah, memperkuat iman, serta menanamkan harapan agar tahun yang akan datang diisi dengan amal saleh dan keberkahan.

Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi sebab turunnya rahmat dan perlindungan Allah SWT bagi kita semua. (anp)