News  

Hujan Ringan Diprediksi Mendominasi Cuaca DIY Rabu 17 Desember, Warga Diminta Waspada Sejak Pagi

bernasnews – Hujan ringan diperkirakan akan mewarnai hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang hari pada Rabu, 17 Desember.

Sejak pagi hingga dini hari berikutnya, potensi hujan ringan terus bergerak dan menyebar dari wilayah selatan hingga utara, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Sejak pagi hari, awan hujan mulai menggantung di wilayah selatan DIY. Hujan ringan berpotensi turun di Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas warga yang memulai hari lebih awal, terutama para petani, nelayan, dan pekerja sektor informal.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan bergeser ke wilayah tengah dan utara. Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Pergerakan awan hujan ini dapat memicu kepadatan lalu lintas dan memperlambat mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan jalur utama.

Saat malam hari, hujan ringan kembali meluas. Wilayah Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan berpotensi kembali diguyur hujan.

Kondisi cuaca ini menuntut kehati-hatian ekstra bagi pengendara malam serta warga yang beraktivitas di ruang terbuka.

Memasuki dini hari, hujan ringan masih berpeluang turun di Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan.

Cuaca lembap dan jalan licin berpotensi mengganggu aktivitas dini hari, termasuk perjalanan jarak jauh dan aktivitas logistik.

Dari sisi suhu udara, wilayah DIY akan mengalami suhu relatif sejuk hingga hangat, dengan kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius.

Sementara itu, kelembapan udara tergolong tinggi dan berada pada rentang 70 hingga 95 persen, yang dapat memicu rasa gerah sekaligus meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.

Arah dan kecepatan angin juga patut menjadi perhatian. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas penerbangan ringan, pelayaran tradisional, serta kegiatan di wilayah pesisir.

Di sektor kelautan, tinggi gelombang laut di Perairan DIY diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang masuk dalam kategori sedang.

Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di perairan selatan Yogyakarta yang dikenal memiliki karakter gelombang kuat.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis sepanjang hari, masyarakat DIY diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca, menyiapkan perlengkapan hujan, serta menyesuaikan aktivitas agar tetap aman dan nyaman.Cuaca boleh berubah, namun kewaspadaan harus tetap terjaga. (Eln)