bernasnews — Tanjakan Imogiri–Mangunan di kawasan Bukit Bego kembali memunculkan insiden. Pada Selasa pagi, 2 Desember 2025, sebuah truk Colt Diesel bermuatan air mineral galonan terjungkal setelah gagal menaklukkan medan curam yang dikenal ekstrem.
Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian material dan melukai satu orang kernet. Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan tunggal terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Imogiri–Dlingo, tepatnya di wilayah Bukit Bego, Dusun Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul.
Pagi itu, truk Mitsubishi Colt Diesel FE74S dengan nomor polisi AA 8277 DC berangkat dari garasi di Dusun Kemiri sekitar pukul 04.30 WIB. Pengemudi, Hadi Setyowanto, mengendarai truk milik Heru Prasetyo tersebut untuk mengantar sekitar 1.200 pic air mineral merek Cleo menuju Gudang Karunia di wilayah Gunungkidul.
Perjalanan truk berjalan normal hingga memasuki kawasan Imogiri. Situasi berubah ketika kendaraan itu mencapai tanjakan Bukit Bego, sebuah titik rawan kecelakaan yang sudah lama menjadi perhatian para pengendara.
Saat memasuki tanjakan, truk bergerak dengan gigi dua. Pengemudi merasakan tenaga kendaraan melemah dan mencoba memindahkan transmisi ke gigi satu untuk mendapatkan dorongan tambahan. Upaya tersebut gagal.
“Dalam waktu bersamaan, fungsi rem tidak bekerja maksimal,” tuturnya.
Truk yang kehilangan tenaga kemudian bergerak mundur dengan kecepatan sulit dikendalikan. Pengemudi berusaha menahan laju, namun kemiringan tanjakan dan beban muatan membuat kendaraan tidak dapat distabilkan.
Truk akhirnya menghantam tebing, kehilangan keseimbangan, dan terguling ke arah kanan.
Kernet Melompat, Justru Terjatuh
Ketika truk mulai mundur, kernet bernama Priadi berinisiatif melompat turun untuk mengganjal roda. Langkah tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
Ia tersungkur di aspal dan mengalami luka pada alis mata kiri, luka lecet di tangan, serta kehilangan dua gigi akibat benturan.
“Sementara itu, pengemudi tidak mengalami luka, tetapi tetap dilakukan pemeriksaan sebagai prosedur keselamatan,” ungkapnya.
Menurut Iptu Rita, kecelakaan menyebabkan sejumlah kerusakan pada truk, terutama pada body bagian kanan, tutup bak belakang, serta tumpahan oli mesin. Muatan air mineral turut berantakan akibat guncangan ketika truk terguling.
Polres Bantul segera menuju lokasi setelah menerima informasi kecelakaan. Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi jalan yang curam dan arus kendaraan yang cukup padat pada pagi hari.
Bukit Bego, Tanjakan yang Terus Menjadi Ancaman
Tanjakan Imogiri–Mangunan, khususnya di area Bukit Bego, dikenal ekstrem dan kerap menjadi lokasi kecelakaan, terutama bagi truk bermuatan berat.
Tidak sedikit pengemudi gagal menanjak atau kehilangan kendali ketika salah memilih transmisi atau ketika rem mengalami penurunan fungsi.
Kepolisian mengimbau para pengemudi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur tersebut, serta menggunakan gigi rendah sejak awal tanjakan untuk menghindari kehilangan tenaga.
Iptu Rita menambahkan bahwa kecelakaan truk pembawa air mineral ini menjadi pengingat bahwa medan curam tidak boleh diremehkan.
Pengemudi diminta meningkatkan kewaspadaan, sementara pihak terkait diharapkan terus melakukan upaya peningkatan keselamatan di titik-titik rawan agar insiden serupa tidak terulang.












