News  

Toyota Avanza Tiba-Tiba Hantam Teras Rumah Warga, Pengemudi Diduga Mengantuk

Kondisi Toyota Avanza yang rusak di bagian depan setelah menabrak pagar rumah warga di Dusun Kwarasan Kulon, Nglipar, Senin (1/12/2025). (Ist)

bernasnews — Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Kwarasan Kulon, Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Toyota Avanza bernomor polisi AB 1201 QD keluar jalur dan menabrak pagar rumah warga yang berada di tepi Jalan Umum Nglipar–Wonosari.

Mobil yang dikemudikan Sugiyanto (57), warga Padukuhan Nglipik, Tegalrejo, Gedangsari, melaju dari arah Wonosari menuju Nglipar dengan kecepatan sedang.

Arus lalu lintas saat itu relatif lengang. Kendaraan sempat bergerak tidak stabil sebelum menghantam pagar rumah milik Bakri (67), warga setempat.

Detik-Detik Avanza Kehilangan Kendali

Kapolsek Nglipar, AKP Aris Sugiyanto, menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah pengemudi yang mengantuk.

“Pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan akhirnya menabrak pagar rumah milik warga,” ujarnya.

Keterangan saksi menyebut mobil sempat oleng beberapa meter sebelum menabrak pagar batu yang berdiri di tepi jalan. Benturan keras membuat pagar roboh dan menimbulkan suara hantaman yang memicu warga keluar rumah untuk melihat kejadian.

Pagar rumah milik Bakri mengalami kerusakan total. Material batu dan besi berserakan di halaman. Bagian depan Toyota Avanza ringsek cukup parah, terutama pada area bumper dan kap mesin.

Pengemudi, Sugiyanto, mengalami luka di pelipis kiri akibat benturan dalam kabin. Warga memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke Puskesmas Nglipar 1. Tidak ada korban lain dalam insiden tersebut.

Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Polisi yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan dan pendataan sesuai prosedur. Meski kerugian material cukup besar, pemilik rumah dan pengemudi sepakat menyelesaikan peristiwa ini secara kekeluargaan.

“Kami tetap melakukan pendataan sesuai prosedur,” kata Kapolsek.

Dengan adanya kesepakatan damai, kasus kecelakaan lalu lintas tunggal ini ditutup setelah proses administrasi kepolisian selesai.

Polisi mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara. Mengemudi dalam keadaan mengantuk berpotensi menimbulkan kecelakaan, termasuk di jalan yang relatif sepi.

Menjelang meningkatnya aktivitas akhir tahun, pengendara diminta beristirahat bila merasa lelah agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.