News  

SDM Mumpuni, Pilar Utama PDAM dalam Pelayanan Air Minum

Usa acara pembukaan resmi acara diklat, peserta dan narasumber foto bersama. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) DIY menggelar kegiatan Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi, bertempat di Hotel Ibis Style Yogyakarta, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, diikuti oleh 34 peserta dari berbagai PDAM Kota/ Kabupaten di seluruh DIY.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi seluruh pegawai PDAM Tirta Marta Kota Yogyakarta untuk mendorong pelayanan air minum yang semakin profesional dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Hasto, SDM (Sumber Daya Manusia)  merupakan pilar utama dalam pengelolaan layanan air minum. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pegawai menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

Pihaknya juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan bersungguh-sungguh, sehingga hasilnya benar-benar berdampak pada peningkatan layanan PDAM.

“Kualitas dan kompetensi SDM yang mumpuni akan mampu mendorong kinerja organisasi untuk mencapai target-target yang ditetapkan. Karena itu, saya minta seluruh pegawai mengikuti diklat ini sebaik mungkin agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” kata Hasto, dikutip dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

Lanjut Hasto menegaskan, tantangan pengelolaan air minum ke depan semakin kompleks. Permintaan masyarakat terus meningkat, sementara PDAM dituntut untuk mampu menyediakan layanan yang berkualitas, efisien, serta berstandar tinggi.

“Melalui pelatihan berbasis kompetensi, diharapkan kemampuan teknis dan manajerial para pegawai dapat berkembang, sehingga siap menghadapi dinamika kebutuhan layanan air minum perkotaan,” harap orang nomor satu di Pemkot Yogya.

Sementara itu, Pimpinan Pengurus Daerah PERPAMSI DIY, Jumantoro, menjelaskan bahwa diklat ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 28 November 2025. Menurutnya, materi yang diberikan mencakup aspek-aspek penting dalam pengelolaan institusi air minum.

“Selama empat hari, para peserta akan dibekali dengan berbagai pengetahuan mulai dari keterampilan teknis, penyelesaian masalah di lapangan, hingga pemahaman mengenai standar kerja industri layanan air minum,” beber Jumantoro.

“Tujuan diadakan Diklat agar mereka mampu memahami problem-problem pengelolaan air minum secara menyeluruh dan menemukan solusi yang tepat,” imbuhnya.

Sebagai puncak kegiatan, pada hari terakhir akan dilaksanakan uji kompetensi untuk mengukur pemahaman dan kemampuan peserta terhadap materi Manajemen Air Minum Tingkat Muda.

“Hasil uji kompetensi ini menjadi salah satu indikator kualitas peserta dan kesiapan mereka dalam mengemban tugas di institusi masing-masing,” ujar Jumantoro. Dikatakan, PERPAMSI DIY berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan berkualitas guna mendorong profesionalisme SDM PDAM di seluruh wilayah.

“Pelatihan semacam ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola layanan air minum, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang prima,” pungkasnya. (ted)