bernasnews – Minggu malam, 23 November 2025, suasana di Jalan Brawijaya, Dusun Gonjen, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul, berubah drastis setelah terjadi kecelakaan sekitar pukul 19.30 WIB.
Truk Mitsubishi Light Truck dengan nomor polisi AB-8725-I melaju dari arah timur sebelum akhirnya terlibat kecelakaan tunggal di tikungan jalan tersebut.
Sejumlah saksi mengira truk itu melintas seperti biasa, namun beberapa detik kemudian kendaraan tersebut kehilangan kendali. Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, truk diduga melaju dengan kecepatan sedang tetapi pengemudi tidak mampu mengantisipasi tikungan.
“Dalam hitungan detik, truk itu menabrak median jalan,” ujarnya.
Benturan menyebabkan truk oleng ke kanan sebelum terguling ke kiri dan terbalik sepenuhnya. Suara benturan keras membuat warga sekitar mendekat untuk memberikan pertolongan awal.
Identitas Korban dan Kondisi Kendaraan
Di dalam truk terdapat tiga orang pekerja swasta yang sedang dalam perjalanan pulang. Pengemudi, AYR (26), warga Argorejo, Sedayu, mengalami luka cukup serius berupa robekan di kepala dan luka bakar pada tubuh.
“Petugas medis segera mengevakuasinya ke RS PKU Gamping, tempat ia kini menjalani perawatan intensif,” terangnya.
Penumpang pertama, BS (34) asal Sendangmulyo, Minggir, Sleman, juga mengalami luka robek di kepala dan luka bakar. Ia kini dirawat di RS PKU Gamping dalam kondisi stabil meski masih memerlukan penanganan lanjutan.
Penumpang kedua bernama Sunardi (52), warga Sumberagung, Sleman, mengalami cedera kepala berat, retak pada tulang dada, serta luka berat pada tangan. Ia tidak dapat diselamatkan.
“Ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RS Panembahan Senopati,” paparnya.
Kerusakan material pada truk meliputi kabin yang ringsek, kaca depan dan bumper pecah, serta pintu depan penyok. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.
Polres Bantul telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk faktor kecepatan, kondisi tikungan, kemungkinan kelelahan pengemudi, hingga gangguan teknis kendaraan.
Iptu Rita mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur menikung yang rawan kecelakaan.
Polisi berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu, dan tetap berkonsentrasi selama berkendara. (Eln)












