News  

Ziarah Seniman Indonesia dan Pemberian Piagam Wirabangsa

Tim panitia Ziarah Seniman Indonesia di Omah Canting, Wukirsari, Imogiri, Bantul DIY, Minggu 2/11/2025. (Foto : KOSETA)

bernasnews – KOSETA (Koperasi Seniman dan Budayawan Yogyakarta) bekerja sama dengan Milenial Berbudaya dan Panitia 100 Tahun Saptohoedojo menginisiasi tradisi Ziarah Seniman Indonesia sebagai bentuk program pemajuan kebudayaan yang diselenggarakan secara reguler.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di Museum Seniman Kompleks Makam Seniman Giri Sapto Imogiri, Bantul, DIY pada hari Minggu 9 November 2025 pukul 09.00 WIB,” kata Ketua KOSETA Sigit Sugito saat memimpin rapat Ziarah Seniman Indonesia di Omah Canting, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Minggu (2/11/2025).

Rundown acara ini, setelah pembukaan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya (Titik Kusbini), doa (Supriyadi), shohibul bait dan wakil ahli waris (Susilo Hapsoro), sambutan Bunda Yani Saptohoedojo, sambutan Bupati Bantul Abdul Halim Muslich, tauziah dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, nyekar bersama, dan penutup.

Menurut Sigit, setiap tanggal 28 Oktober kita merayakan hari Sumpah Pemuda yang dicanangkan di Jakarta tahun 1928 dan tanggal 10 November merayakan hari Pahlawan sebagai reaksi Revolusi Indonesia di Surabaya 1945 di Surabaya.

“Untuk mengenang tonggak masa menentukan ini, kami akan memberikan piagam kepada Seniman Budayawan dan Aktor Pemajuan Kebudayan atas dedikasi karya dan kemanusiaanya kepada seluruh seniman yang telah meninggal dunia. Secara simbolik diberikan kepada ahli waris Almarhum Saptohoedojo atas karya dan didekasikan untuk mengembangkan UMKM dan penggagas Makam Seniman Giri Sapto sebuah karya agung yang luar biasa.

Kemudian juga disampaikan kepada ahli waris Almarhum Kusbini, pencipta lagu ‘Bagimu Negeri’ yang menggugah rasa kebangsaan nasionalisme bangsa, dan kepada ahli waris Almarhum Liberty Manik atas karya ciptanya lagu ‘Satu Nusa Satu Bangsa’. Pemberian ini atas manifestasi ujud mikul duwur mendem jero bagaimana memuliakan para almarhum atas jasa-jasanya.

Kegiatan yang akan diselenggarakan tiap tahun secara reguler ini, sekaligus upaya untuk membangun sifat gotong royong untuk pemajuan kebudayaan sebagai identitas Yogyakarta sebagai kota kebudayaan,” kata Sigit Sugito.

Hadir dalam rapat persiapan Ziarah Seniman Indonesia adalah Yani Saptohoedojo, Susilo Hapsoro, Sigit Sugito, Satriya Wibawa, Sofyan Wahyudi, Mahendra Dewa, Bambang Haryana, Muji Cino, Ndari Adiningsih, Luky Dewi Aryanti, Titi Koesbini, Y.B. Margantoro dan Syifa. (mar/Syifa Alisya).