bernasnews — Dalam semangat memperdalam kehidupan rohani umat, Lingkungan Santa Angela Merici Suryoputran, Paroki Pugeran, mengadakan ziarah rohani ke Goa Maria Mojosongo dan Gereja Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 1 November 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan iman umat dalam menapaki Porta Sancta (Pintu Suci), simbol pembaruan batin dan peneguhan kasih Allah yang penuh rakhmat. Sejak pagi, rombongan umat berangkat bersama dengan semangat doa dan sukacita.
Dalam perjalanan, Matheus Agung Rochmani Aji selaku Pendamping Rohani mengajak umat merenungkan makna ziarah sebagai wujud nyata perjalanan iman dan pertobatan hati.
Setibanya di Goa Maria Mojosongo, para peziarah melaksanakan doa rosario bersama di depan patung Bunda Maria. Suasana teduh dan khidmat menuntun umat untuk berdoa dengan penuh penghayatan, menyampaikan ucapan syukur serta permohonan pribadi bagi keluarga dan komunitas.
Ziarah kemudian dilanjutkan ke Gereja Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan, salah satu gereja jubilium di Keuskupan Agung Semarang. Di tempat ini umat menapaki Porta Sancta, sambil berdoa bersama memohon rahmat pembaruan hidup dan pengampunan dosa.
Dalam renungan singkat, pendamping rohani mengingatkan bahwa setiap ziarah adalah panggilan untuk membuka hati terhadap karya Allah. “Menapaki Pintu Suci bukan hanya melewati bangunan, tetapi juga menapaki jalan kasih Tuhan yang mengundang kita untuk berubah dan memperbarui diri,” kata dia, dalam rilisnya, Minggu (2/11/2025)
Usai berdoa di Gereja Purwowardayan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan acara bebas di PGS (Pusat Grosir Solo) dan Pasar Gede Solo. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat untuk bersantai, berbelanja oleh-oleh, serta menikmati suasana kota Solo yang hangat dan bersahabat.
Suasana kebersamaan tampak akrab dan penuh tawa. Banyak umat saling berbagi cerita, mencicipi kuliner khas Solo, dan berfoto bersama sebagai kenangan atas perjalanan iman yang penuh makna ini.
Kegiatan ziarah ditutup dengan perjalanan pulang ke Yogyakarta pada sore hari. Para peserta pulang dengan hati gembira dan penuh syukur, membawa pengalaman rohani yang memperkaya iman dan mempererat persaudaraan antarumat.
“Ziarah ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati. Kami pulang dengan sukacita dan semangat baru untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan,” ungkap salah satu peserta.
Melalui ziarah Porta Sancta ini, umat Lingkungan Santa Angela Merici, Kampung Suryoputran diajak untuk terus meneguhkan hidup rohani, memperdalam iman, dan mewujudkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. (*/ ted)












