News  

Adu Banteng Motor vs Honda Jazz di Tikungan Pasar Nanggulan, Remaja 17 Tahun Dilarikan ke RS

kecelakaan kulon progo
kecelakaan kulon progo

bernasnews – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sentolo–Muntilan, tepatnya di tikungan barat Pasar Nanggulan, Kulon Progo, Minggu, 19 Oktober 2025 sekitar pukul 07.40 WIB.

Sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB-3192-ZU bertabrakan dengan mobil Honda Jazz AB-1691-KX. Akibat kejadian itu, pengendara motor berusia 17 tahun, berinisial MDAY, warga Godean, Sleman, mengalami patah tulang paha kiri dan harus dilarikan ke RS Nyi Ageng Serang Sentolo.

Sementara itu, pengemudi Honda Jazz diketahui berinisial RJ (49), seorang ibu rumah tangga asal Nanggulan, tidak mengalami luka.

Tabrakan terjadi saat kedua kendaraan bergerak dari arah berlawanan. Motor dikendarai dari arah utara menuju selatan, sedangkan mobil melaju dari arah selatan.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan dipicu jarak kendaraan yang sudah terlalu dekat ketika memasuki tikungan.

“Saat keduanya sampai di tikungan barat Pasar Nanggulan, jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tak terelakkan,” ungkapnya seperti diberitakan kabarjawa.com.

Benturan keras membuat motor terpental dan pengendaranya terjatuh cukup jauh dari titik tabrakan. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung mendekat dan memberikan pertolongan pertama.

Salah satu saksi, seorang pedagang di sekitar lokasi bernama Mbah Siti, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat kondisi kendaraan.

“Saya lagi buka warung, tiba-tiba gedebuk keras sekali. Pas saya lihat, anak muda itu sudah jatuh, motornya ringsek, mobilnya berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

Tidak lama setelah kejadian, Unit Laka Lantas Polres Kulon Progo tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kendaraan yang rusak dievakuasi, sementara sejumlah warga menonton dari tepi jalan. Kondisi ini sempat menyebabkan kemacetan selama kurang lebih 30 menit.

Menurut keterangan pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Iptu Sarjoko mengingatkan pentingnya kewaspadaan di jalan, terutama pada tikungan yang memiliki jarak pandang terbatas.

“Padahal, di tikungan sempit seperti ini, pandangan sangat terbatas,” tegasnya. Ia juga menyebut faktor kecepatan dan kurangnya antisipasi sering menjadi penyebab kecelakaan serupa.

Saat ini, MDAY masih menjalani perawatan intensif di RS Nyi Ageng Serang Sentolo. Tim medis menyatakan kondisi korban dalam keadaan sadar, namun proses pemulihan patah tulang diperkirakan memerlukan waktu.

Keluarga korban sudah berada di rumah sakit untuk mendampingi perawatan. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Kepolisian mengimbau pengendara motor maupun mobil agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur-jalur dengan tikungan tajam seperti kawasan Nanggulan.

Cuaca pagi yang cenderung sepi dan jalan terlihat lengang kerap membuat pengendara menambah kecepatan tanpa memperhitungkan kondisi sekeliling. Situasi tersebut dinilai menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai. (Eln)