bernasnews – Bank Sampah Sawo Kecik Perumahan Candi Gebang Permai , mengakhiri visitasi penilaian kinerja pengelolaan sampah kabupaten Sleman 2025. Ada 15 yang mendapatkan kunjungan terdiri dari TPS 3R, Bank Sampah (BS) dan Sodakoh Sampah (SS). Masing masing diwakili 5 kelompok, yang sudah melewati penilaian tahapan pertama berupa penilaian administrasi melalui website SIOSESTU untuk BS dan SS sedangkan TPS3R melalui si.id/tps3r/l2025
” Bank Sampah Sawo Kecik mendapatkan jadwal kunjungan terakhir. Menutup rangkaian penilaian. Untuk hari terakhir ada 3 kelompok SS Berkah RW 65, BS Restu Ibu dan BS Sawo Kecik.”ucap Dias Oktri Raka S dari Tim Kerja Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH )Kabupaten Sleman mewakili Tim penilai Jumat 17 Oktober 2025.
Di BS Sawo Kecik Perum Candi Gebang Permai RW 63 Jetis, Wedomartani, Ngemplak Sleman.
Tim penilai yang lain dari DLH Elizabeth Mustika Dewi dan Edy Triyanto. Ketua JPSM Sehati Sleman Hijrah Purnama Putra, dari TPS 3R Budi Isro’i.
Dias menambahkan bahwa kelompok yang sudah dilakukan penilaian merupakan kelompok aktif yang melakukan kegiatan dengan baik dan tertib secara administrasi. Baik pencatatan jumlah nasabah, sampah yang terkumpul dan pelaporan ke DLH Kabupaten Sleman melalui website SIOSESTU.
Sebaik apapun kelompok tersebut bila dalam pencatatan dan pelaporan admistrasi tidak bagus tidak masuk penilaian.
Semoga dengan adanya penilaian kinerja kelompok Pengelola sampah memberikan tambahan semangat dalam mengelola lingkungan.
TPS 3R, BS,SS adalah ujung tombak tehnis pengelolaan sampah di masyarakat. Harapannya bisa memberikan contoh baik pemula dan pencatatan administrasi yang baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
” Memilah dari sumbernya, memilah sampah dengan baik , tidak membuang sampah disungai dan tidak membakar sampah.” Pesan Dias.
Kepala jawatan Kemakmuran Kapanewon Ngemplak Andria Noviandy, SE memberikan apresiasi yang tinggi kepada BS Sawo Kecik Perum Candi Gebang Permai yang tetap konsisten dari tahun 2014 melakukan pengelolaan sampah. BS Sawo Kecik telah menjadi pionir dan contoh pengelolaan sampah di Kapanewon Ngemplak. Menjadi inspirator munculnya pengelolaan sampah di kapanewon Ngemplak. Juga merupakan inspirator berdirinya TPS 3R di Krandon Ngemplak.
” Keberadaan konsistensi pengelolaan sampah BS Sawo Kecik layaklah mendapatkan apresiasi penilaian yang tinggi.” Ungkap Andria.
Salah satu relawan Yuyun mewakili ketua BS Sawo Kecik Hery Astuti Ismaningsih menyampaikan bahwa BS Sawo Kecik mulai berkegiatan sejak tahun 2014 meski saat itu belum memiliki gedung khusus masih numpang di balai RW 63. Mendapatkan gedung dari Kalurahan Wedomartani pada tahun 2019 sehingga memiliki gedung sendiri sampai saat ini.
Kegiatan BS Sawo Kecik mendapatkan dukungan penuh dari ketua RW 63 Tunggul Yogi Hernowo , ketua RT dan warga RW 63.
” Dengan mendapatkan kunjungan penilaian dari DLH Sleman, memberikan semangat untuk mengelola sampah lebih baik lagi.” Ucap Yuyun. (Kusnadi/nun)












