News  

Semarak dan Meriah, Kegiatan Fransiskus Day di SMK St. Fransiskus Semarang

Foto saat siswa-siswi membuat pot dengan menerapkan 3R sekaligus menanam tanaman harapan. (Foto: Kiriman Mrs. Natalia)

bernasnews — Dalam rangka memperingati hari Pelindung Sekolah dan menghayati Spiritualitas Bapa Fransiskus, Keluarga Besar SMK St. Fransiskus Semarang mengadakan serangkaian acara “Fransiskus Day”, bertempat di sekolah setempat, Jalan Wolter Monginsidi, Pedurungan Tengah, Semarang, Jawa Tengah.

“Serangkaian acara mulai dari kegiatan “Laudato Si”, di mana siswa-siswi diajak terlibat untuk peduli lingkungan sekitar, mulai dari membuat pot dari bahan bekas dengan menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” kata Mrs. Natalia, Humas SMK St. Fransiskus Semarang, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/10/2025).

Lanjut Natalia menjelaskan, kemudian merawat, memupuk dan menyirami tanaman setiap hari karena tanaman itu akan menjadi “tanaman harapan” yang harapannya tetap tumbuh subur sampai siswa-siswi lulus dari SMK St. Fransiskus.

“Kegiatan lainnya adalah Kerja Bakti di lingkungan tempat ibadah, di antaranya, masjid dan gereja di wilayah sekitar sekolahan,” ungkapnya.

Foto saat Romo Andri memberikan homili atau pesan tentang berbagi berkat. (Foto: Kiriman Mrs. Margaritha)

Selain itu, imbuh Natlia, kegiatan juga dimeriahkan dengan Lomba-lomba, seperti Lomba Menggambar Manual Bapa Fransiskus, Lomba Orasi atau Campaign tentang kepedulian lingkungan, Lomba membuat sticker digital dan tidak ketinggalan ada juga Lomba menulis esai digital yang diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI SMK St. Fransiskus.

Rangkaian kegiatan “Fransiskus Day” ditutup dengan Perayaan Pesta Pelindung Sekolah, yang dipersembahkan oleh Romo. Yohanes Andri Ristanto, Pr, bertempat di Aula SMK St. Fransiskus Semarang, pada hari Kamis 9 Oktober 2025.

Perayaan misa mengusung tema Create real work with a Franciscan spirit, shaping the future”, dengan harapan kita sebagai manusia mampu meneladani semangat Bapa Fransiskus Asisi dengan berkarya nyata, berjiwa Fransiskus untuk mengukir masa depan.

Dalam homilinya Romo. Andri, Pr mengajak kita untuk merenungkan, bahwa sebagai insan manusia kita harus mencintai sesama, peduli dan mau berbagi. “Baik itu berkat maupun rejeki kita kepada orang lain supaya kasih Allah semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari,“tegas Romo. Andri, Pr. (*/ zbd)