bernasnews – Memulai minggu baru dengan berdoa Rosario menjadi cara indah untuk mempersembahkan seluruh kegiatan kepada Tuhan melalui Bunda Maria.
Pada hari Senin, 13 Oktober 2025, umat Katolik merenungkan Peristiwa Gembira yang membawa pesan sukacita iman serta keteguhan hati dalam melayani kehendak Allah.
Doa Rosario hari ini dapat dilakukan secara pribadi di rumah maupun bersama komunitas, keluarga, atau lingkungan gereja. Bagi petugas doa Rosario malam ini, panduan lengkap berikut bisa digunakan sebagai tata urutan doa yang benar dan penuh makna.
Panduan Urutan Doa Rosario Hari Senin, 13 Oktober 2025
1. Tanda Salib
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.
2. Doa Aku Percaya
Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, PutraNya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.
3. Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
4. Bapa Kami
Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
5. Salam Maria
Salam Putri Allah Bapa:
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.Salam Bunda Allah Putra:
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.Salam Mempelai Allah Roh Kudus:
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
6. Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Peristiwa Gembira Hari Senin
Pada hari Senin, Gereja merenungkan lima peristiwa gembira dalam kehidupan Yesus dan Maria. Setiap peristiwa membawa pesan iman yang mendalam dan disertai doa Rosario dengan 1 kali Bapa Kami, 10 kali Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Peristiwa Gembira I: Maria Menerima Kabar dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26-38)
Peristiwa ini mengingatkan kita pada ketaatan Maria yang penuh iman. Malaikat Gabriel menyampaikan kabar gembira bahwa Maria akan mengandung dan melahirkan Putra Allah, Yesus Kristus. Dengan rendah hati, Maria menjawab, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu.”
Dalam peristiwa ini, kita diajak untuk membuka hati pada kehendak Tuhan dan belajar menerima rencana-Nya dengan penuh kepercayaan.
Kemudian didoakan:
Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Peristiwa Gembira II: Maria Mengunjungi Elisabet, Saudarinya (Lukas 1:39–45)
Maria bergegas pergi ke pegunungan Yehuda untuk mengunjungi Elisabet. Saat Maria memberi salam, bayi dalam kandungan Elisabet melonjak kegirangan. Elisabet yang penuh Roh Kudus berkata, “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.”
Dalam peristiwa ini, umat diajak untuk meneladani semangat pelayanan Maria yang penuh kasih dan kepedulian.
Setelah direnungkan, didoakan:
Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Peristiwa Gembira III: Kelahiran Yesus di Betlehem (Lukas 2:1-7)
Di tengah kesederhanaan kandang di Betlehem, Yesus lahir sebagai tanda kasih Allah bagi dunia. Tidak ada tempat bagi mereka di penginapan, namun Maria tetap melahirkan dengan damai dan penuh sukacita.
Peristiwa ini mengajarkan kerendahan hati dan keikhlasan menerima situasi hidup dengan iman.
Doa yang diucapkan setelah permenungan:
Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Peristiwa Gembira IV: Yesus Dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-40)
Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Bait Allah untuk dipersembahkan kepada Tuhan sesuai hukum Taurat. Di sana mereka bertemu Simeon dan Hana yang telah lama menantikan Mesias. Simeon memuji Allah karena telah melihat keselamatan yang dijanjikan bagi umat Israel.
Dari peristiwa ini, kita diajak untuk mempersembahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan dan bersyukur atas penyertaan-Nya setiap hari.
Setelah itu, didoakan urutan yang sama:
Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Peristiwa Gembira V: Yesus Ditemukan Kembali di Bait Allah (Lukas 2:41–52)
Ketika berusia dua belas tahun, Yesus tertinggal di Bait Allah saat Maria dan Yusuf kembali dari Yerusalem. Setelah tiga hari mencari, mereka menemukannya sedang berbicara dengan para ahli Taurat. Yesus menjawab, “Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di rumah Bapa-Ku?”
Melalui peristiwa ini, kita diingatkan untuk selalu mencari Yesus dalam setiap langkah hidup dan menjadikan-Nya pusat kehidupan kita.
Setelah direnungkan, didoakan:
Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.
Contoh Ujud Doa Permohonan Rosario Peristiwa Gembira
Dalam setiap permenungan peristiwa gembira, umat dapat menambahkan intensi atau ujud doa pribadi maupun komunitas. Berikut lima contoh ujud yang dapat didaraskan hari ini:
- Untuk Gereja Katolik di seluruh dunia, agar senantiasa menjadi saksi sukacita Injil dan pembawa damai bagi semua bangsa.
- Untuk para keluarga, supaya meneladani kasih dan ketaatan Keluarga Kudus Nazaret dalam membangun rumah tangga yang beriman dan saling menghormati.
- Bagi mereka yang sedang menderita atau kesepian, semoga Bunda Maria memberikan penghiburan dan menuntun mereka pada harapan baru.
- Untuk para pemimpin bangsa, agar selalu mengutamakan keadilan, kesejahteraan rakyat, dan menjunjung nilai-nilai kebenaran.
- Bagi seluruh umat yang berdoa Rosario hari ini, semoga doa-doa mereka diterima oleh Tuhan dan membawa kedamaian bagi dunia.
Setelah lima peristiwa Rosario selesai direnungkan dan doa didaraskan, umat menutup dengan Doa Penutup Rosario serta Tanda Salib.
Berdoa Rosario di hari Senin bukan sekadar rutinitas rohani, tetapi sarana mendalam untuk menelusuri karya penyelamatan Allah melalui sukacita Bunda Maria. Dengan merenungkan Peristiwa Gembira, umat diajak menumbuhkan iman, harapan, dan kasih dalam setiap aspek kehidupan.
***












