bernasnews – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Bantul masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik dengan membawa misi besar: memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui ketahanan pangan nasional.
Langkah ini sejalan dengan prioritas program Presiden Prabowo Subianto di bidang pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua PC GP Ansor Bantul yang baru dilantik, Ahmad Sidik, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan pemerintah.
Ia menyampaikan bahwa GP Ansor Bantul akan memanfaatkan potensi besar generasi muda dengan menggerakkan sektor peternakan rakyat, terutama budidaya ikan lele dalam terpal dan ayam petelur.
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, dan diharapkan nantinya di 17 titik dapat difasilitasi oleh Pemkab Bantul,” ujar Sidik seperti diberitakan kabarjawa.com.
Sidik menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan gagasan baru, melainkan kelanjutan dari upaya yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya di bawah pimpinan Lilik Budi Hartanto (periode 2020–2025).
Program peternakan rakyat tersebut telah menunjukkan potensi besar dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal berbasis pangan.
Melalui gerakan budidaya ikan lele dan ayam petelur, GP Ansor Bantul berupaya membuktikan bahwa anak muda tidak hanya mampu menjadi agen perubahan sosial-keagamaan, tetapi juga motor penggerak ekonomi produktif di tingkat akar rumput.
Fokus pada Kemandirian Ekonomi dan Dukungan terhadap Program Nasional
Kepengurusan baru GP Ansor Bantul menargetkan agar gerakan ketahanan pangan ini dapat berkembang menjadi model ekonomi komunitas yang berkelanjutan.
Tujuannya bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membantu masyarakat mencapai kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik.
“Dengan budidaya ayam petelur, kami berharap kebutuhan masyarakat akan protein dapat terpenuhi. Ini sekaligus menjadi bentuk dukungan kami terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo,” terang Sidik.
Ia menambahkan bahwa dalam lima tahun ke depan, GP Ansor Bantul akan menjalankan arahan dari Ansor Pusat, PCNU Bantul, serta bimbingan para kiai. Semua langkah organisasi diarahkan agar sejalan dengan visi pembangunan daerah dan kebijakan pemerintah.
“Kami berharap, dengan bersinergi dengan Pemkab Bantul, organisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Bantul,” tuturnya.
Sinergi antara GP Ansor Bantul dan pemerintah daerah diharapkan menjadi contoh bahwa organisasi sosial-keagamaan dapat berperan aktif dalam memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat.
Dukungan Pemerintah Daerah
Dalam acara pelantikan tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih turut hadir memberikan apresiasi dan pesan penting bagi pengurus baru.
Ia menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan baru dan menekankan arti penting dari soliditas organisasi dalam melaksanakan amanah besar sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).
“Semoga tetap solid dan memberikan kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Abdul Halim juga menyoroti peran strategis GP Ansor dalam menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan. Ia menilai Ansor memiliki posisi penting sebagai pilar penguat ekonomi rakyat, terutama dalam membangun ketahanan sosial di tingkat desa.
“Kami percaya, Ansor mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Bantul,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, NU, dan para kader muda GP Ansor, gerakan ketahanan pangan ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi pembangunan ekonomi rakyat di Bantul.
Tidak hanya menjawab kebutuhan pangan nasional, tetapi juga menegaskan bahwa kemandirian ekonomi dapat tumbuh dari semangat gotong royong dan kerja nyata masyarakat lokal. (Eln)












