Pedoman Naskah Ikrar dan Doa Hari Kesaktian Pancasila 2025 Resmi

Ilustrasi naskah ikrar dan doa Hari Kesaktian Pancasila 2025. (Unsplash.com)

bernasnews – Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober selalu menjadi momen reflektif bagi bangsa Indonesia. Pedoman ikrar dan doa Hari Kesaktian Pancasila 2025 dapat dipersiapkan oleh panitia atau petugas.

Peringatan ini bukan sekadar upacara, melainkan sebuah peneguhan kembali komitmen terhadap dasar negara, Pancasila, yang telah menjadi perekat persatuan bangsa.

Pada tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menerbitkan pedoman resmi pelaksanaan upacara agar seluruh lapisan masyarakat, baik di pusat, daerah, luar negeri, maupun di lingkungan pendidikan, dapat melaksanakannya dengan khidmat dan seragam.

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila lahir dari sejarah kelam bangsa, yaitu peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia diajak untuk mengenang tragedi tersebut sekaligus meneguhkan keyakinan bahwa Pancasila adalah pondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui peringatan ini, bangsa Indonesia diteguhkan kembali pada cita-cita untuk terus mempertahankan persatuan, menegakkan kebenaran, serta menjaga kedaulatan.

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2025

Berdasarkan Surat Menteri Kebudayaan RI Nomor 8417/MK.L/TU.02.03/2025, tema yang diusung pada tahun 2025 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

Tema ini menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman serta meneguhkan kembali semangat kebangsaan untuk menatap masa depan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025

Salah satu rangkaian penting dalam upacara adalah pembacaan ikrar. Melalui ikrar, bangsa Indonesia menyatakan tekad untuk terus mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Berikut naskah lengkapnya:

IKRAR

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara.

Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jakarta, 1 Oktober 2025
Atas Nama Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI,
Dr. (H.C.) Puan Maharani

Teks Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Selain ikrar, doa juga menjadi bagian utama dalam susunan upacara. Doa ini dipanjatkan untuk memohon bimbingan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia tetap teguh dalam mengamalkan Pancasila.

Teks Doa:

Bismillahirohmannirrohim
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi

Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati
Anugerahi kami untuk selalu menghargai
Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti
Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala
Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan
Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan
Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan

Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami
Mengilhami para pendiri ibu pertiwi
Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri

Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri
Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri
Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami

Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan
Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian
Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan
Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan
Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan

Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan
Wahai Tuhan yang melembutkan hati

Jauhkan kami dari iri dan dengki
Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri
Jauhkan kami dari saling mencaci
Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami
Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong langit-Mu di akhir zaman nanti

Wahai Cahaya Maha Cahaya
Terangi kami menuju jalan cahaya
Menuju Indonesia Maju nan Sentosa
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar
Walhamdulillahi robbil ‘alamin

Susunan Acara Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Agar upacara berlangsung khidmat, pemerintah menetapkan tata urutan acara yang berlaku di seluruh Indonesia, yakni:

  1. Penghormatan umum kepada inspektur upacara yang dipimpin komandan upacara.
  2. Laporan komandan upacara, bahwa upacara siap dimulai.
  3. Mengheningkan cipta, dipimpin inspektur upacara.
  4. Pembacaan teks Pancasila.
  5. Pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
  6. Pembacaan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
  7. Pembacaan teks doa.
  8. Lagu “Andhika Bhayangkari” (disesuaikan).
  9. Laporan komandan upacara, upacara selesai.
  10. Penghormatan umum kepada inspektur upacara.
  11. Upacara dinyatakan selesai.

Pelaksanaan upacara ini dikoordinasikan oleh pimpinan kementerian, lembaga tinggi negara, kejaksaan agung, lembaga pemerintah non-kementerian, Bank Indonesia, perwakilan RI di luar negeri, dan pejabat yang ditunjuk.

Pedoman naskah ikrar dan doa Hari Kesaktian Pancasila 2025 ini menjadi pegangan resmi dalam pelaksanaan upacara di seluruh Indonesia.

Melalui ikrar dan doa tersebut, bangsa Indonesia diingatkan kembali akan arti penting Pancasila sebagai falsafah hidup, pilar persatuan, dan sumber kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

***