News  

Tabrakan Beat dan Yamaha Gear di Jalan Parangtritis, Satu Pengendara Dirawat Intensif

bernasnews – Dua sepeda motor terlibat kecelakaan di Jalan Parangtritis, tepatnya di depan kantor PLN Dusun Druwo, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan satu pengendara mengalami luka kritis dan kerusakan pada kedua kendaraan.

PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat AB 5482 XF dan Yamaha Gear AB 5773 XI.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan polisi, Yamaha Gear yang dikendarai seorang pria berinisial T (26), warga Purwomartani, Kalasan, Sleman, melaju dari arah selatan ke utara. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak Honda Beat yang ada di depannya.

“Benturan mengakibatkan kedua pengendara terjatuh,” ujar Iptu Rita seperti diberitakan kabarjawa.com.

Warga sekitar kemudian memberikan pertolongan. Dua saksi di lokasi, Basuki (58) dan Ipung (47), membantu sebelum petugas PMI datang.

Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban dan Kerusakan

Pengendara Honda Beat, YY (25), seorang mahasiswa asal Papua yang tinggal di Maguwoharjo, Sleman, mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan.

Pengendara Yamaha Gear mengalami Cedera Kepala Sedang (CKS) dan dirawat secara intensif. Polisi menyebutkan kondisi korban masuk kategori kritis.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan. Unit Laka Lantas Polsek Sewon memperkirakan kerugian materi mencapai sekitar Rp300 ribu.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Keterangan dari para saksi juga dicatat untuk melengkapi penyelidikan.

Imbauan Kepolisian

Iptu Rita mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di Jalan Parangtritis yang menjadi jalur utama menuju kawasan wisata pantai di Bantul.

“Kami mengimbau pengendara agar menjaga jarak aman, mematuhi rambu, dan tidak berkendara ugal-ugalan. Satu kelalaian kecil dapat berakibat fatal,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan yang lurus dan arus kendaraan yang padat sering kali membuat pengendara lengah, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. (Eln)