bernasnews — Indonesian Certification Center (ICC) baru saja menyelenggarakan Program Kompetensi Skema Pengelola Administrasi Kantor berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang laksanakan secara blended learning (online dan tatap muka), bertempat di Hotel Ayaarta Malioboro, Yogyakarta, pada 22–25 September 2025.
“Program ini diikuti 12 peserta yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Politeknik Negeri Subang, Universitas Bung Hatta, dan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB mengikuti pelatihan intensif ini,” kata Chief Technology Officer ICC, Ferdian Ardi, di ruang kerjanya, Jumat (26/9/2025).
Lanjut Ferdian menjelaskan, bahwa program selama empat hari ini membekali peserta dengan 19 unit kompetensi kunci, meliputi:
- Menangani penerimaan dan pengiriman dokumen
- Mengatur penggandaan dan pengumpulan dokumen
- Menciptakan dan memproduksi dokumen; menyiapkan dokumen bisnis
- Membuat laporan tertulis, mencatat dikte, notulen rapat, materi presentasi
- Mengelola arsip dan peralatan kantor
- Produksi dan pemeliharaan data/file di alat pengolah data dan angka
- Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak serta mengakses data
- Menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja perkantoran
- Menggunakan peralatan dan sumber daya kerja secara efektif
- Membuat dokumen elektronik (email)
“Hari ke empat digunakan sebagai uji kompetensi melalui serangkaian metode asesmen,“ imbuhnya.
ICC menghadirkan Suci Ika Febrianti, S.Pd., M.Pd., praktisi dan edukator Administrasi Perkantoran yang juga berstatus asesor kompetensi BNSP.
Sementara sebagai Senior Lecturer di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ia telah menitikberatkan riset pada pengembangan media pembelajaran interaktif untuk kompetensi administrasi profesional.
“Sebagai asesorr, saya melihat antusiasme tinggi dari peserta—mereka cepat menguasai modul ERP dan manajemen arsip digital, yang esensial untuk efisiensi operasional kantor besar,” ungkap Suci Ika Febrianti.
ICC dibawah manajemen PT. Sertifikasi Performa Prima Indonesia telah memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia diklat dan pengembangan kompetensi. Para founder ICC fokus mengembangkan layanan sertifikasi dan standardisasi baik untuk sertifikasi SDM berupa sertifikasi profesi maupun untuk sertifikasi non SDM seperti sertifikasi sistem, organisasi, asosiasi, produk dan lainnya.
„Program Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Pengelola Administrasi Kantor BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) ini merupakan satu dari ratusan agenda kegiatan ICC yang menjadi bagian perencanaan di tahun ini,“ beber Ferdian.
Hal ini merupakan usaha ICC untuk mewujudkan visi membantu dan menguatkan ekosistem sertifikasi dan standardisasi profesi menuju SDM Indonesia yang unggul dan kompeten.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Program Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi BNSP, bisa anda temukan di https://indonesiancertification.com/pengelola-administrasi-kantor-sertifikasi-bnsp/ (ted)












