bernasnews – Porda XVII DIY 2025 menghadirkan momen yang penuh semangat ketika Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X, meninjau langsung jalannya pertandingan di beberapa venue di Gunungkidul.
Kehadiran Sri Paduka tidak sekadar memberi dukungan, tetapi juga menjadi simbol nyata perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga dan pembinaan atlet muda di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sri Paduka berjalan menyusuri beberapa venue dengan penuh antusias. Beliau menyaksikan dari dekat para atlet yang tengah bertanding dengan semangat membara. Suasana Mandala Krida Yogyakarta menjadi titik awal, ketika Sri Paduka meninjau cabang olahraga panjat tebing.
Terik matahari tak menghalangi semangat beliau untuk memberi dukungan. Sorak-sorai penonton berpadu dengan langkah tegap Sri Paduka, seolah menambah energi bagi para atlet yang berlaga di dinding panjat.
Tidak berhenti di situ, Sri Paduka melanjutkan kunjungannya ke Gunungkidul. Di sana, beliau menyaksikan laga sengit dari cabang olahraga sepatu roda, rugby, basket, hingga bulu tangkis. Kehadiran beliau di GOR Siyono Playen, Gunungkidul, menghadirkan momen emosional.
Sri Paduka memimpin langsung Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) untuk cabang olahraga basket. Beliau mengalungkan medali bagi pemenang nomor 3×3 putra dan putri, sekaligus ikut menyaksikan pertandingan basket 5×5 putri yang berlangsung penuh ketegangan.
Di GOR Banaran Playen, suasana semakin meriah ketika Sri Paduka memberikan medali kepada para juara cabang olahraga sepatu roda. Para pemenang kategori Speed Slalom Putra dan Putri serta Freestyle Slide Putra dan Putri menerima penghormatan langsung dari tangan beliau.
Gemuruh tepuk tangan penonton mengiringi prosesi itu, menandai betapa apresiasi terhadap prestasi olahraga di DIY menjadi perhatian utama.
Tidak ketinggalan, di Lapangan Kepek Raya Wonosari, Sri Paduka mengalungkan medali kepada para pemenang Rugby Sevens Putra dan Putri. Lapangan yang dipenuhi teriakan semangat itu berubah menjadi panggung penghormatan bagi para atlet yang telah berjuang dengan keras di arena hijau.
Apresiasi untuk Generasi Emas Olahraga DIY
Dalam setiap kesempatan, Sri Paduka menyampaikan rasa bangganya. Beliau menegaskan bahwa Porda kali ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga wadah lahirnya generasi emas olahraga DIY. Dengan penuh semangat, beliau menyoroti prestasi atlet-atlet muda yang tampil luar biasa.
“Di beberapa cabang olahraga, saya melihat penampilan yang membanggakan. Bahkan di sepatu roda tadi ada atlet usia SD kelas 3 yang sudah bisa menorehkan prestasi. Ini sangat menggembirakan, karena di usia dini mereka sudah menunjukkan potensi besar,” ujar Sri Paduka.
Pernyataan itu seakan menegaskan betapa seriusnya beliau dalam memperhatikan regenerasi atlet.
Sri Paduka berpesan kepada panitia dan pengurus cabang olahraga agar tidak berhenti pada euforia kemenangan semata. Beliau meminta agar bibit-bibit unggul terus dibina secara berkesinambungan.
“Bibit-bibit unggul ini harus terus didukung, sehingga ke depan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga di DIY,” tegas Sri Paduka.
Kehadiran Sri Paduka dalam Porda XVII DIY 2025 menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap dunia olahraga tidak pernah surut.
Beliau hadir sebagai pemimpin yang tidak hanya memberi arahan dari balik meja, melainkan turun langsung ke lapangan, menyaksikan, mengapresiasi, dan memberi semangat.
Momen ini menegaskan bahwa olahraga DIY tengah berada di jalur yang tepat untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.












