bernasnews — Orang melakukan refreshing guna melepaskan dari rutinitas sehari-hari bermacam cara. Selain berwisata secara umum dengan mengunjungi destinasi wisata yang juga banyak pilihan, kini juga mencoba hal-hal yang baru yang sensaional dan menaikan adrenalin karena penuh tantangan.
Salah satunya adalah berpetualang dengan mengendarai Jeep Wisata, berkeliling ke pelosok desa-desa, melintasi sungai-sungai yang ada serta eksplor ke beberapa tempat yang mempunyai view atau pemandangan indah nan alami.
Hal itulah yang coba ditawarkan oleh Komunitas Jack Adventure, yang nge-pool di Distinasi Wisata Pictniq, yang berlokasi Pathuk, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Mereka menawarkan jasa mengajak para pengunjung untuk menjelajah, dengan paket – paket tujuan Obwis disekitar lokasi di Pathuk Gunungkidul dan Dlingo Bantul.
Komunitas Jack Adventure beranggotakan 15 armada siap mengantarkan pengunjung dan wisatawan layaknya armada offroader, dengan paket harga sesuai jarak tempuh yang diinginkan, tarif ramah di kantong, mulai paket dari 1 jam hingga 4 jam, kapasitas penumpang setiap Jeep bisa dinaiki 4 orang.
“Apabila membutuhkan armada Jeep lebih, Jack Adventure juga berkerja sama dengan komunitas Jeep yang berada di Obwis Heha yang memiliki 16 armada,” terang Ari, salah satu pengelola Jack Adventure yang sekaligus selaku driver, saat bernasnews berkesempatan menjajal sensasi baru ini.
Lanjut Ari menjelaskan, keberadaan wisata Jeep ini baru beroperasi sekitar 5 bulan yang lalu. Menurutnya sudah lumayan pengunjung atau wisatawan yang menggunakan jasanya apalagi pas hari libur atau long weekend. Pasalnya juga dibantu dengan bookingan dari beberapa wisatawan sehingga sehari bisa dua kali trip.
“Kami berharap agar wisata yang ada di daerah ini selalu ramai pengunjungnya, tidak hanya sesaat sehingga kita juga bisa mengantarkan para wisatawan berkeliling di wilayah sini,” ujar Ari, dengan senyum ramah.
Saat bernasnews menanyakan kendala yang dihadapi selama mengelola wahana Jeep Wisata, Ari menyampaikan bahwa tidak ada kalau adapun juga tidak begitu berpengaruh selama pengunjung dan wisatawan masih ramai.
“Kami di sini (Pictniq) juga bekerjasama dengan obyek wisata yang lain seperti Heha. Adapun untuk kendaraan kami dilakukan cek rutin guna memastikan bahwa kendaraan Jeep dalam kondisi fit dan aman, siap untuk menghantarkan para pengunjung berkeliling,” pungkasnya. (Harginingsih)












