News  

Link CCTV Tol Dalam Kota Hari Ini, Pantau Situasi Jalan Pasca Demo 28-29 Agustus di Jakarta

bernasnews – Situasi Jakarta kembali memanas usai demonstrasi menuntut keadilan atas meninggalnya pengemudi ojek online.

Aksi massa di depan DPR RI berimbas pada penutupan Tol Dalam Kota, pengalihan lalu lintas, serta gangguan layanan transportasi publik. Pantau kondisi terkini melalui link CCTV resmi.

Jakarta memasuki akhir pekan dengan situasi yang penuh ketegangan. Ribuan massa turun ke jalan pada Kamis (28 Agustus 2025) hingga Jumat malam (29 Agustus 2025), menuntut keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis milik Brimob.

Hingga Jumat malam, kawasan strategis ibu kota masih dipadati demonstran. Titik aksi tersebar di depan Gedung DPR RI, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, hingga Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang. Kericuhan yang terjadi membuat aparat kepolisian menutup akses Tol Dalam Kota demi menjaga keamanan pengguna jalan dan menghindari risiko bentrokan lebih luas.


Lalu Lintas Terganggu, Tol Dialihkan ke Jalur Alternatif

Kondisi arus kendaraan sejak Jumat sore benar-benar lumpuh. Berdasarkan diskresi kepolisian, mulai pukul 17.13 WIB pengguna jalan dari arah Tol Jagorawi dan Tol Jakarta–Cikampek yang biasanya menuju ke Slipi dialihkan ke Tanjung Priok. Sementara itu, kendaraan yang hendak melintas di ruas Cawang–Tomang–Pluit diarahkan ke jalur lain untuk sementara waktu.

Langkah pengalihan arus ini diambil karena hingga pukul 22.00 WIB massa demonstrasi masih terlihat masuk ke area jalan tol, membuat situasi semakin sulit dikendalikan.


Daftar Gerbang Tol yang Ditutup Sementara

Pihak Jasa Marga dalam laporan Sabtu pagi (30 Agustus 2025) menyebut sejumlah gerbang tol masih ditutup hingga pukul 07.34 WIB. Beberapa di antaranya adalah:

  • GT Angke 2 arah Cawang
  • GT Jelambar 2 arah Cawang
  • GT Tanjung Duren arah Cawang
  • GT Slipi 2 arah Cawang
  • GT Pejompongan arah Cawang

Walau demikian, situasi di ruas tol Cawang–Tomang–Pluit–Cengkareng relatif lancar pada pukul 07.10 WIB.

CCTV Resmi untuk Pantau Situasi

Masyarakat yang ingin mengetahui kondisi terkini di Jakarta tidak perlu turun langsung ke jalan. Pemerintah menyediakan layanan CCTV live streaming yang bisa diakses secara real time.

Melalui layanan ini, pengguna dapat memantau arus lalu lintas sekaligus perkembangan aksi massa tanpa harus terjebak di lokasi.

Berikut beberapa tautan CCTV resmi yang bisa dipantau:

Dengan mengakses tautan tersebut, masyarakat dapat memantau kondisi terkini tanpa harus keluar rumah.

Transportasi Publik Ikut Lumpuh

Kerusuhan yang berlangsung sejak Jumat sore berimbas pada terganggunya layanan transportasi umum. Sejumlah halte TransJakarta mengalami kerusakan, bahkan ada yang dibakar massa. Akibatnya, pihak TransJakarta menutup seluruh layanan operasional sementara waktu.

Melalui akun resmi X @PT_Transjakarta, manajemen menyampaikan permintaan maaf. Mereka menegaskan bahwa operasional akan kembali normal setelah kondisi dinyatakan aman.

Tidak hanya itu, layanan MRT Jakarta juga terpaksa menyesuaikan rute. Jalur penuh (Full Loop) dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI dihentikan.

MRT hanya beroperasi terbatas dengan pola Short Loop, yakni rute Lebak Bulus – Blok M BCA dengan headway 10 menit sekali. Stasiun ASEAN hingga Bundaran HI masih belum melayani penumpang hingga kondisi memungkinkan.

Kondisi di Lapangan

Sabtu pagi, situasi di sekitar Gedung DPR RI masih terlihat mencekam. Beberapa titik dipenuhi coretan di barikade beton, pecahan kaca dan batu berserakan di trotoar Jalan Gatot Subroto, serta aroma hangus masih tercium.

Sejumlah petugas PPSU dan tim kebersihan DKI Jakarta sudah dikerahkan sejak pukul 05.00 WIB untuk membersihkan area.

Mereka menyapu puing, mengangkat sampah, hingga memperbaiki taman yang rusak. Meski begitu, sebagian massa dilaporkan masih bertahan di sekitaran gerbang DPR RI hingga Sabtu pagi pukul 06.30 WIB.

Demonstrasi yang menuntut keadilan atas wafatnya seorang pengemudi ojek online telah melumpuhkan sebagian aktivitas ibu kota.

Penutupan gerbang tol, pengalihan arus lalu lintas, hingga lumpuhnya layanan transportasi publik menjadi bukti betapa besar dampak dari kericuhan ini.

Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan melalui CCTV online dan mengikuti arahan aparat untuk menjaga keamanan bersama.

Situasi di Jakarta masih sangat dinamis, dan evaluasi penutupan jalan maupun transportasi umum akan terus dilakukan oleh pihak berwenang.

***