News  

Kompol Setingkat Pangkat Apa dan Minimal Lulusan SMA atau S1?

Ilustrasi Kompol Setingkat Pangkat Apa dan Minimal Lulusan SMA atau S1?/casispolri.id

bernasnews – Kompol adalah salah satu pangkat penting di kepolisian Indonesia. Artikel ini membahas jenjang pendidikan, urutan kepangkatan Polri dari tamtama hingga jenderal, serta syarat minimal lulusan SMA atau S1 untuk bisa mencapainya.

Dalam kepolisian Republik Indonesia, Kompol atau Komisaris Polisi merupakan pangkat yang cukup penting.

Pangkat ini termasuk dalam golongan Perwira Menengah (Pamen) dan berada tepat di bawah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) serta di atas pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Tanda pangkat seorang Kompol berupa satu bunga melati berwarna emas yang dikenakan di pundak.

Dari segi jenjang karier, seorang polisi tidak bisa langsung menjadi Kompol. Pangkat ini biasanya ditempuh setelah melewati berbagai level kepangkatan, pendidikan, serta penilaian khusus.

Oleh sebab itu, banyak yang bertanya: apakah untuk bisa menjadi Kompol cukup lulusan SMA, atau harus lulusan perguruan tinggi S1?

Jalur Pendidikan untuk Menjadi Polisi: SMA atau S1?

Untuk menjadi anggota Polri, tersedia beberapa jalur pendidikan yang bisa dipilih. Setiap jalur menentukan pangkat awal yang diperoleh setelah lulus. Mari kita bahas satu per satu:

  1. Sekolah Polisi Negara (SPN) – Jalur SMA
    Lulusan SMA/sederajat dapat mengikuti seleksi Bintara atau Tamtama.
    • Pendidikan Tamtama berlangsung selama 5 bulan, lulusannya mendapat pangkat Bhayangkara Dua (Bharada).
    • Pendidikan Bintara berlangsung selama 7 bulan, lulusannya mendapat pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

    Jalur ini paling banyak diminati karena terbuka luas bagi lulusan SMA, meski jenjang kariernya butuh waktu panjang untuk bisa mencapai level Kompol.

  2. Akademi Kepolisian (Akpol) – Jalur SMA dengan Seleksi Ketat
    Bagi lulusan SMA yang lolos seleksi Akademi Kepolisian, pendidikan ditempuh selama 4 tahun di Semarang. Lulusannya mendapat pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda), yang langsung masuk ke golongan perwira pertama. Dengan jalur ini, peluang untuk naik ke Kompol lebih cepat dibanding jalur SPN.
  3. Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) – Jalur S1/S2
    Jalur ini terbuka bagi lulusan D4, S1, atau S2. Pendidikan hanya berlangsung sekitar 6 bulan di Akpol Semarang. Setelah lulus, mereka juga menyandang pangkat Ipda. Jadi, jalur ini memungkinkan lulusan perguruan tinggi langsung masuk ke jenjang perwira.
  4. Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) – Jalur Lanjutan
    Setelah menjadi perwira, polisi bisa melanjutkan pendidikan di STIK-PTIK untuk memperdalam ilmu kepolisian. Inilah salah satu syarat penting agar jenjang karier mereka bisa naik hingga ke pangkat menengah maupun tinggi.

Urutan Pangkat Polisi dari Terendah hingga Tertinggi

Agar lebih jelas, berikut urutan kepangkatan polisi Indonesia beserta gaji rata-ratanya (perkiraan):

1. Tamtama (Golongan I)

  • Bhayangkara Dua (Bharada) – gaji Rp1,6–2,5 juta
  • Bhayangkara Satu (Bharatu) – gaji Rp1,6–2,6 juta
  • Bhayangkara Kepala (Bharaka) – gaji Rp1,7–2,6 juta
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda) – gaji Rp1,8–2,7 juta
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu) – gaji Rp1,8–2,8 juta
  • Ajun Brigadir Polisi (Abrip) – gaji Rp1,9–2,9 juta

2. Bintara (Golongan II)

  • Brigadir Polisi Dua (Bripda) – gaji Rp2,1–3,4 juta
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu) – gaji Rp2,1–3,5 juta
  • Brigadir Polisi (Brigpol) – gaji Rp2,2–3,6 juta
  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka) – gaji Rp2,3–3,7 juta
  • Ajun Inspektur Dua (Aipda) – gaji Rp2,3–3,9 juta
  • Ajun Inspektur Satu (Aiptu) – gaji Rp2,4–4,3 juta

3. Perwira Pertama (Pama/Golongan III)

  • Inspektur Polisi Dua (Ipda) – gaji Rp2,7–4,4 juta
  • Inspektur Polisi Satu (Iptu) – gaji Rp2,8–4,6 juta
  • Ajun Komisaris Polisi (AKP) – gaji Rp2,9–4,7 juta

4. Perwira Menengah (Pamen/Golongan IV)

  • Komisaris Polisi (Kompol) – gaji Rp3–4,9 juta
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) – gaji Rp3–5 juta
  • Komisaris Besar Polisi (Kombes) – gaji Rp3,1–5,2 juta

5. Perwira Tinggi (Pati/Golongan IV)

  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) – gaji Rp3,2–5,4 juta
  • Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) – gaji Rp3,2–5,5 juta
  • Komisaris Jenderal Polisi (Komjenpol) – gaji Rp5–5,9 juta
  • Jenderal Polisi (Kapolri) – gaji Rp5,2–5,9 juta

Selain gaji pokok, setiap anggota Polri juga memperoleh tunjangan kinerja (tukin) yang besarannya disesuaikan dengan pangkat dan jabatan.

Lama Waktu untuk Mencapai Pangkat Kompol

Perjalanan untuk mencapai pangkat Kompol tentu membutuhkan waktu. Secara umum:

  • Dari Ipda ke Iptu biasanya butuh 3 tahun.
  • Dari Iptu ke AKP sekitar 6 tahun.
  • Dari AKP ke Kompol umumnya perlu 2 tahun atau lebih, tergantung prestasi, jabatan, dan pendidikan tambahan.

Dengan demikian, untuk sampai di pangkat Kompol, seorang anggota Polri bisa membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun masa pengabdian.

Jadi, Kompol adalah pangkat Perwira Menengah (Pamen) dengan lambang satu bunga melati emas. Untuk bisa meraihnya, seseorang bisa memulai karier kepolisian baik dari jalur SMA (SPN atau Akpol) maupun lulusan S1 (SIPSS).

Namun, proses menuju Kompol tidak instan, melainkan harus melewati beberapa tahap kepangkatan, pendidikan lanjutan, serta penilaian kinerja.

Jika kamu lulusan SMA, peluang tetap terbuka lebar, hanya saja butuh perjalanan panjang. Sedangkan jika sudah lulusan S1 atau S2, kamu bisa langsung mendaftar melalui SIPSS dan menempuh jalur perwira.

***