bernasnews – Sejumlah penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti Pertamina, Shell, BP-AKR, hingga Vivo Energy melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai Agustus 2025.
Pertamax, Pertamax Turbo, hingga BBM Shell Super mengalami penurunan harga, sementara jenis solar seperti Dexlite justru naik.
Simak daftar harga lengkap BBM terbaru per 29 Agustus 2025 di seluruh SPBU.
Perubahan harga bahan bakar minyak di Indonesia kembali terjadi. Mulai awal Agustus 2025, badan usaha penyedia BBM melakukan penyesuaian tarif untuk produk nonsubsidi. PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR, hingga PT Vivo Energy Indonesia kompak menetapkan harga baru yang berlaku secara nasional.
Menariknya, harga beberapa jenis bensin mengalami penurunan, sementara jenis solar justru naik. Penyesuaian ini dilakukan mengikuti formula harga dasar yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan dari Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Formula tersebut digunakan untuk menghitung harga jual eceran BBM nonsubsidi baik jenis bensin maupun solar yang didistribusikan melalui SPBU.
Harga BBM Pertamina per 29 Agustus 2025
Pertamina sebagai penyedia terbesar di Indonesia menurunkan harga untuk sejumlah produk bensin nonsubsidi. Untuk wilayah DKI Jakarta dan daerah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) lima persen, berikut harga terbaru:
- Pertamax: Rp12.200 per liter (turun dari Rp12.500)
- Pertamax Turbo: Rp13.200 per liter (turun dari Rp13.500)
- Pertamax Green 95: Rp13.000 per liter (turun dari Rp13.250)
- Pertamax di Pertashop: Rp12.100 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp13.850 per liter (naik dari Rp13.320)
- Pertamina Dex (CN 53): Rp14.150 per liter (naik dari Rp13.650)
Untuk BBM subsidi seperti Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter dan Bio Solar tidak berubah di Rp6.800 per liter.
Selain DKI Jakarta, di beberapa wilayah lain harga Pertamax dibanderol Rp12.500 per liter, Pertamax Turbo Rp13.500 per liter, Dexlite Rp14.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.450 per liter.
Harga BBM Shell per 29 Agustus 2025
Shell Indonesia juga melakukan koreksi harga. Penurunan terlihat pada produk bensin, sedangkan jenis diesel mengalami kenaikan. Rinciannya sebagai berikut:
- Shell Super: Rp12.580 per liter (turun dari Rp12.810)
- Shell V-Power: Rp13.050 per liter (turun dari Rp13.300)
- Shell V-Power Nitro+: Rp13.230 per liter (turun dari Rp13.540)
- Shell V-Power Diesel: Rp14.380 per liter (naik dari Rp13.830)
Harga BBM BP-AKR per 29 Agustus 2025
Sebagai pemain lain di industri bahan bakar, BP-AKR juga menurunkan harga bensin premium mereka. Berikut update harga terbaru:
- BP 92: Rp12.550 per liter
- BP Ultimate: Rp13.050 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.380 per liter
Harga BBM Vivo Energy per 29 Agustus 2025
Tidak ketinggalan, PT Vivo Energy Indonesia ikut melakukan revisi harga produk mereka. Berikut daftar lengkapnya:
- Revvo 90: Rp12.490 per liter
- Revvo 92: Rp12.580 per liter
- Revvo 95: Rp13.050 per liter
- Diesel Primus Plus: Rp14.380 per liter
Mengapa Ada Kenaikan dan Penurunan Harga BBM?
Perbedaan tren harga pada bensin dan solar ini erat kaitannya dengan harga minyak mentah dunia serta biaya distribusi.
Jenis bensin nonsubsidi seperti Pertamax dan Shell Super mendapatkan penurunan harga karena harga minyak global cenderung melemah. Sebaliknya, produk diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex naik akibat peningkatan harga bahan baku dan faktor distribusi.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk selalu memantau harga terbaru agar dapat menyesuaikan pengeluaran transportasi sehari-hari.
Penurunan harga BBM nonsubsidi pada Agustus 2025 menjadi kabar baik, terutama bagi pengguna kendaraan yang mengandalkan Pertamax, Pertamax Turbo, Shell Super, atau BP 92.
Namun, bagi pemilik kendaraan diesel, kenaikan pada produk seperti Dexlite dan Pertamina Dex perlu diperhitungkan dalam anggaran.
Secara umum, penyesuaian harga ini menunjukkan dinamika pasar energi yang terus berubah mengikuti kondisi global maupun kebijakan dalam negeri.
Oleh karena itu, mengetahui daftar harga terbaru dari berbagai penyedia BBM sangat penting agar konsumen dapat mengambil keputusan yang lebih bijak.
***












