bernasnews – Senin, 25 Agustus 2025 sore di Jalan Kalimundu, Gadingharjo, Sanden, Bantul, suasana mendadak mencekam. Dua sepeda motor saling bertabrakan setelah salah satu pengendara nekat melakukan putar balik mendadak.
Benturan keras tak terhindarkan. Kedua pengendara langsung terjungkal dan tubuh mereka menghantam aspal dengan keras.
Kapolsek Sanden, AKP Joko Mulyono, membenarkan kejadian nahas tersebut. Ia menyampaikan laporan resmi bahwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB dan sempat menghebohkan warga sekitar.
Petaka berawal ketika Honda Supra AB 3334 WT yang dikendarai Sunardi (56), warga Mayungan, Murtigading, Sanden melaju dari arah barat ke timur. Di tengah perjalanan, Sunardi mendadak membelokkan motor ke kanan untuk putar balik ke arah barat.
Di saat bersamaan, dari arah belakang, Honda Vario AB 2563 DV yang dikendarai Untung Ashari Raharjo (37), warga Jebugan, Tirto Mulyo, Kretek melaju cukup dekat. Jarak yang terlalu rapat membuat Untung tak punya ruang untuk menghindar. Tabrakan pun terjadi dengan suara benturan keras yang memecah kesunyian sore itu.
“Benturan membuat kedua korban terjatuh dan terpental ke aspal. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan,” ungkap AKP Joko Mulyono.
Benturan keras membuat Untung Ashari mengalami luka di bagian dahi sebelah kanan. Meski sadar, ia tampak kesakitan dan berlumuran darah. Sementara itu, Sunardi juga mengalami luka namun tetap dalam kondisi sadar.
Warga bersama petugas kepolisian segera membawa keduanya ke RS Saras Adyatma Dawetan Bambanglipuro untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban langsung kami evakuasi ke rumah sakit terdekat. Alhamdulillah, keduanya dalam kondisi sadar meski harus mendapat perawatan serius,” jelas Kapolsek Sanden.
Begitu menerima laporan warga, tim piket Polsek Sanden yang dipimpin Aipda Angga P dan Bripka Sigid NK langsung bergerak ke lokasi. Polisi segera mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi, dan melakukan olah kejadian.
Dua saksi mata, yakni Yanuar (38), anggota Polri asal Mulyodadi, Bambanglipuro serta Karjo (61), petani asal Bongoskenthi, Gadingsari, Sanden, ikut memberikan kesaksian yang memperkuat kronologi kecelakaan tersebut.
Polisi memastikan bahwa kecelakaan ini murni akibat kelalaian saat melakukan manuver putar balik. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp500 ribu, terutama pada kerusakan bodi kedua motor.
Situasi Kondusif, Polisi Ingatkan Pengendara Lebih Waspada
Meski sempat mengundang perhatian warga, situasi di sekitar lokasi cepat kembali kondusif. Polisi tetap berjaga untuk memastikan tidak ada kemacetan maupun kericuhan.
AKP Joko Mulyono mengingatkan seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melakukan putar balik di jalan umum.
“Jangan lakukan manuver mendadak. Perhatikan lalu lintas di belakang. Kelalaian sekecil apapun bisa berakibat fatal,” tegasnya.












