bernasnews – Bank Indonesia memberikan informasi penting terkait penghentian sementara layanan Bank Indonesia Fast Payment (BI Fast). BI Fast tidak bisa digunakan hari ini sampai kapan?
Pengumuman resmi tersebut disampaikan untuk memastikan bahwa masyarakat memahami kapan layanan akan kembali berfungsi normal serta apa saja alternatif transaksi yang bisa digunakan selama masa penghentian berlangsung.
Jadwal Penghentian Layanan BI Fast
Melalui keterangan resminya, Bank Indonesia menyampaikan bahwa layanan BI Fast dihentikan sementara mulai Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 23 Agustus 2025 pukul 18.00 WIB. Itu artinya, sepanjang hari Sabtu hingga menjelang sore pukul 18.00 WIB, nasabah belum dapat menggunakan layanan tersebut.
Setelah melewati pukul 18.00 WIB, layanan BI Fast akan kembali beroperasi secara normal dan bisa digunakan kembali oleh seluruh masyarakat.
Oleh karena itu, bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi di periode tersebut, disarankan untuk melakukannya di luar jadwal penghentian atau memanfaatkan layanan pembayaran non tunai lain yang tersedia di bank maupun penyedia jasa keuangan.
Penghentian layanan sementara ini bukan tanpa alasan. Bank Indonesia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kenyamanan sekaligus keamanan sistem pembayaran nasional.
Dengan melakukan perawatan dan pembaruan sistem, diharapkan layanan BI Fast semakin andal, cepat, dan mudah digunakan di kemudian hari.
Bank Indonesia juga terus berkomitmen mendukung digitalisasi transaksi keuangan agar masyarakat serta pelaku industri mendapatkan pengalaman bertransaksi yang lebih praktis.
Apa Itu BI Fast dan Keunggulannya?
BI Fast hadir sebagai solusi sistem pembayaran cepat yang memungkinkan masyarakat melakukan transfer dana dengan lebih efisien. Layanan ini bukan hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga fleksibilitas dalam penggunaan.
Berbeda dengan transfer online biasa, BI Fast memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi hanya dengan menggunakan nomor ponsel atau alamat email yang sudah terdaftar sebagai proxy. Jadi, nasabah tidak harus selalu memasukkan nomor rekening bank ketika ingin mengirimkan uang.
Selain itu, BI Fast juga menyediakan berbagai kemudahan lain, seperti:
- Pembayaran tagihan.
- Transfer antar-bank dengan biaya rendah.
- Pembelian pulsa atau paket data.
- Penarikan tunai, bahkan tanpa kartu.
Dengan sistem ini, masyarakat bisa melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja dengan biaya lebih hemat.
Perbandingan Biaya: BI Fast vs Transfer Online
Salah satu hal yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah perbedaan biaya transaksi. Jika menggunakan transfer online biasa, biaya antar-bank bisa mencapai Rp6.500 per transaksi.
Namun, dengan BI Fast, biaya yang dikenakan jauh lebih ringan, yaitu hanya Rp2.500 per transaksi. Perbedaan signifikan inilah yang membuat BI Fast semakin diminati sebagai pilihan utama dalam melakukan transaksi antar-bank.
Kapan Layanan BI Fast Bisa Digunakan Lagi?
Berdasarkan jadwal resmi, BI Fast akan kembali aktif pada Sabtu, 23 Agustus 2025 pukul 18.00 WIB. Jadi, bagi nasabah yang membutuhkan layanan transfer dengan biaya rendah dan proses cepat, diharapkan menunggu hingga waktu tersebut atau memanfaatkan layanan lain untuk sementara waktu.
Hari ini, layanan BI Fast tidak bisa digunakan hingga pukul 18.00 WIB. Penghentian sementara ini merupakan langkah yang diambil Bank Indonesia untuk menjaga kualitas, keamanan, dan kelancaran sistem pembayaran nasional.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, seperti transaksi lebih murah, fleksibel, dan praktis, BI Fast tetap menjadi pilihan favorit masyarakat. Setelah layanan kembali aktif, nasabah dapat melanjutkan berbagai transaksi finansial dengan lebih mudah, hanya dengan biaya Rp2.500 per transfer.
***












