News  

Pencurian Motor di Gedangsari, Warga Kehilangan Motor Sport dalam Hitungan Menit saat Ambil Rumput

bernasnews – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini, seorang warga Dusun Karanganyar, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, menjadi korban kehilangan motor sport kesayangannya.

Kejadian ini berlangsung hanya dalam hitungan menit saat korban sedang mengambil rumput untuk pakan ternak.

Korban, Mahmud Arifin, harus merelakan Kawasaki Pulsar warna merah dengan pelat nomor AB 2302 WC raib dari teras rumahnya. AKP Suryanto, Kapolsek Gedangsari, memperkirakan kerugian materi akibat hilangnya motor tersebut mencapai Rp 6 juta.

Detik-detik Kejadian

Diberitakan tugujogja.id, menurut keterangan Mahmud, Kamis sore itu ia memarkir motor sportnya di teras rumah bagian kiri sekitar pukul 17.00 WIB. Motor tersebut ditinggalkan dengan kunci kontak masih menempel, tanpa menyadari bahwa momen itu akan dimanfaatkan oleh pelaku pencurian.

Sekitar pukul 17.15 WIB, Mahmud kembali keluar menggunakan sepeda motor lain untuk mengambil rumput di sekitar area desa guna memberi makan ternak.

Ia pulang dari merumput sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung memberi makan hewan ternaknya di kandang yang berada di sebelah rumah. Motor sportnya tampak masih terparkir rapi di teras.

Situasi yang tenang berubah sekitar pukul 18.30 WIB ketika Mahmud keluar rumah untuk mengecek kondisi ternak. Teras rumah yang sebelumnya ditempati motor sport merahnya kini kosong. Motor tersebut hilang tanpa jejak, meninggalkan Mahmud dalam kondisi panik.

Tindakan Cepat Korban dan Polisi

Setelah menyadari motornya hilang, Mahmud segera memberitahukan tetangga di sekitarnya, berharap ada saksi yang melihat pelaku atau mengetahui arah kaburnya motor. Namun, tidak ada yang menyaksikan secara langsung pencurian tersebut.

Mahmud kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Gedangsari. Kapolsek AKP Suryanto memastikan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Polisi memeriksa keterangan saksi, memantau jalur keluar masuk desa, dan mengumpulkan bukti yang bisa mengarah pada identitas pelaku.

Imbauan Polisi untuk Warga

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menjaga kendaraan. AKP Suryanto mengingatkan warga agar tidak meninggalkan kunci kontak menempel pada motor.

“Pencuri biasanya memanfaatkan momen singkat ketika pemilik lengah. Masyarakat harus membiasakan mengunci stang atau bahkan menggunakan kunci tambahan,” tegasnya.

Polisi juga menghimbau warga untuk meningkatkan pengawasan di sekitar rumah dan melaporkan segera setiap aktivitas mencurigakan.

Langkah pencegahan seperti penggunaan kunci ganda, pemasangan alarm, atau parkir di area yang mudah diawasi diyakini dapat menekan risiko kehilangan kendaraan.

Kejadian di Gedangsari ini menjadi peringatan nyata bahwa kelalaian kecil seperti meninggalkan kunci motor menempel dapat berakibat fatal.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan selalu menerapkan langkah-langkah keamanan sederhana namun efektif. (Eln)