News  

Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Selatan DIY, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

Prakiraan cuaca DIY Selasa, 12 Agustus 2025. (Dok BMKG)

bernasnews – Langit cerah berawan di pagi hari Selasa, 12 Agustus 2025, ternyata menyimpan potensi cuaca yang patut diwaspadai.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY mengumumkan prakiraan cuaca 24 jam yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB, lengkap dengan peringatan dini terkait ancaman gelombang tinggi di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejak matahari terbit, warga DIY menikmati suasana cerah berawan. Namun, BMKG memprediksi situasi ini akan berubah signifikan pada siang hingga sore hari.

Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara berpotensi diguyur hujan sedang. Sementara itu, hujan ringan diperkirakan akan membasahi Kota Yogyakarta dan Bantul bagian utara.

Memasuki malam, wilayah Bantul bagian selatan dan Kulon Progo bagian selatan berpeluang diguyur hujan ringan. Dini hari, langit kembali berawan, menyisakan udara lembap dengan suhu berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celcius.

Tingkat kelembapan berada di rentang 60–95 persen, dengan hembusan angin dari timur hingga selatan mencapai kecepatan maksimum 30 kilometer per jam.

Ancaman yang paling mencolok datang dari laut. BMKG mencatat tinggi gelombang di perairan Yogyakarta akan berada di kisaran 2,5 hingga 4,0 meter, masuk kategori tinggi.

Kondisi ini berpotensi membahayakan nelayan tradisional, kapal wisata, hingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, untuk tidak memaksakan melaut atau bermain di area pantai yang rawan hempasan ombak tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas BMKG DIY.

Gelombang tinggi semacam ini tidak hanya mengancam kapal berukuran kecil, tetapi juga dapat memicu arus balik yang kuat di bibir pantai.

Wisatawan diharapkan menghindari kegiatan seperti berenang atau duduk terlalu dekat dengan garis ombak. (Eln)