bernasnews – Contoh teks doa upacara 17 Agustus untuk memperingati HUT ke-80 RI. Tersedia contoh doa dalam format PDF sehingga bisa diunduh dan dicetak.
Upacara bendera setiap tanggal 17 Agustus selalu menjadi momen sakral bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia ini, seluruh rangkaian acara dilaksanakan secara khidmat, termasuk pembacaan doa yang menjadi bagian penting dalam susunan upacara.
Berdasarkan pedoman resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, doa dalam upacara bendera dibacakan setelah amanat pembina upacara selesai. Momen ini menjadi penutup yang penuh makna sebelum seluruh peserta membubarkan diri.
Sebelum pembacaan doa dimulai, petugas diharapkan menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh peserta bahwa doa akan dibacakan menurut tata cara agama Islam. Peserta upacara yang memeluk agama lain dipersilakan untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing.
Panitia pelaksana upacara biasanya menunjuk petugas pembaca doa secara langsung pada hari pelaksanaan atau mempersiapkannya jauh-jauh hari.
Untuk menghindari kebingungan, teks doa sebaiknya sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Dengan begitu, petugas yang ditugaskan dapat membacakannya dengan lancar dan penuh kekhidmatan.
Teks Doa Upacara 17 Agustus HUT ke-80 RI
Berikut ini adalah contoh teks doa upacara bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025.
Alhamdulillah hamdan syaakirin, hamdan naa’imiin, hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaafiu maziidah.
Yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhikal kariimi wa ‘adhimi sulthoonik.
Allahumma sholli wa sallim ‘alaa sayyidinaa wa ‘alaa aalihiii wa sohbihi ajma’iin.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa
Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia memanjatkan puji dan syukur ke hadirat-Mu atas nikmat kemerdekaan yang kini telah berusia delapan puluh tahun. Engkaulah Pencipta alam semesta, tempat kami berserah diri dan bertawakal sepenuhnya.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa
Di usia kemerdekaan yang ke-80 ini, tanamkanlah dalam hati kami semangat perjuangan para pendahulu bangsa. Bimbinglah kami agar mampu membangun Indonesia menjadi negara yang maju, berdaulat, bersatu, dan disegani di mata dunia.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu
Jadikanlah detik-detik peringatan proklamasi ini sebagai pemersatu hati seluruh rakyat Indonesia. Jauhkan kami dari perpecahan, fitnah, dan permusuhan yang dapat melemahkan persatuan bangsa.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Melindungi
Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, dosa kedua orang tua kami, guru-guru kami, serta para pemimpin bangsa. Terimalah amal dan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan air mata demi kemerdekaan yang kami nikmati saat ini.
Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar.
Wa sallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘alihi wa sahbihi wa sallam.
Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Pentingnya Doa dalam Upacara Kemerdekaan
Doa dalam upacara 17 Agustus bukan sekadar penutup acara, tetapi juga wujud rasa syukur bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Momen ini mengingatkan seluruh peserta upacara akan perjuangan para pahlawan, sekaligus menjadi refleksi untuk melanjutkan cita-cita mereka dalam membangun bangsa.
Untuk memudahkan persiapan, contoh teks doa HUT RI ini juga tersedia dalam format PDF yang dapat diunduh melalui tautan resmi berikut ini:
[Download Teks Doa HUT RI Format PDF]
Dengan doa yang khusyuk, peringatan HUT ke-80 RI akan semakin bermakna, membangkitkan semangat nasionalisme, dan mempererat persatuan bangsa. Demikianlah contoh teks doa upacara 17 Agustus memperingati HUT ke-80 RI.
***












