News  

Cekcok di Lomba Mancing HUT RI Berujung Teror Bom Molotov di Bantul

Cekcok di Lomba Mancing
Cekcok di Lomba Mancing

bernasnews – Minggu (10/8/2025) siang, warga tumpah ruah di RT 04 untuk mengikuti lomba memancing yang menjadi tradisi setiap Agustusan. Sejak pukul 07.30 WIB, deretan peserta sudah berjajar di tepi kolam. Di antara mereka, ada GR, pemuda setempat, dan Muhammad Rizal, warga RT 01 yang datang hanya untuk menonton.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ketegangan kecil mulai muncul. Saat memancing, ponsel Galang terjatuh ke kolam. Ia langsung mencebur untuk mengambilnya. Setelah berhasil, Galang kembali masuk ke kolam untuk alasan yang tidak jelas. Muhammad GR menegur dengan kalimat singkat,

“Yang jatuh kan cuma HP,” seloroh Rizal.

Teguran itu memicu kemarahan GR. Pemuda tersebut merasa tersinggung dan menantang Rizal berkelahi. Namun, Rizal memilih pulang ke rumah tanpa menanggapi provokasi itu.

Ketegangan berubah menjadi teror pada pukul 13.00 WIB. Rizal yang sedang beristirahat di kamar mendengar suara kaca pecah di luar. Ia bergegas keluar dan terkejut dengan pemandangan mengerikan. Motor yang terparkir di depan rumahnya terbakar, selimut mobil hangus dilalap api, dan pecahan botol berbau bensin berserakan di tanah.

“Botol itu bersumbu, mirip bom molotov,” ungkap AKP I Nengah Jeffry.

Api padam sebelum merambat ke rumah. Namun, ketegangan melanda seluruh warga RT 01. Saksi mata, DKD, yang tinggal tak jauh dari lokasi, ikut keluar rumah setelah mendengar teriakan minta tolong.

Bersama warga lain, ia melakukan pencarian pelaku. Tidak lama kemudian, warga menemukan dua orang. Satu di antaranya, YDP (17), berperan sebagai pengendara motor saat pelemparan. Sang pelempar, GR, sempat melarikan diri.

Petugas Polsek Piyungan yang mendapat laporan pukul 14.15 WIB segera bergerak. AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Kasi Humas Polres Bantul, membenarkan bahwa kasus ini masuk kategori tindak pidana pelemparan menggunakan bahan bakar yang dapat memicu kebakaran.

“GR akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Piyungan,” ujarnya. (ef linangkung)