News  

Kulon Progo Lindungi Marbot Masjid Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan

bernasnews — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menunjukkan keseriusannya dalam memberi perlindungan sosial bagi para pekerja akar rumput.

Pada Jumat, 25 Juli 2025, dua marbot Masjid Al Amin di Dusun Tonobakal, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, menerima Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam acara Safari Jumat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko.

Penyerahan kartu tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar Pemerintah Daerah dalam Safari Jumat kali ini.

Selain kartu BPJS, diserahkan pula bantuan hibah senilai Rp15 juta untuk masjid, serta santunan sebesar Rp4,5 juta dari Baznas Kulon Progo, yang mencakup Rp4 juta untuk operasional masjid dan Rp500 ribu masing-masing kepada sembilan pedagang kecil dan kaum dhuafa.

Komitmen Pemerintah untuk Perlindungan Sosial Marbot

Dalam sambutannya, Ambar menegaskan pentingnya kehadiran negara untuk menjamin perlindungan kerja para marbot. Menurutnya, tugas marbot bukan sekadar merawat masjid, melainkan menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan rumah ibadah. Namun, pekerjaan tersebut kerap tidak terlihat dan kurang mendapat perhatian.

“Sudah saatnya negara hadir untuk mereka, dengan memberikan perlindungan ketenagakerjaan seperti masyarakat lainnya,” ujar Ambar seperti dikutip dari tugujojga.id.

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini menandai dimulainya upaya Pemkab untuk menjangkau seluruh marbot masjid yang menjadi lokasi Safari Jumat.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Wates, Slamet Riyanto, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah demi memperluas cakupan perlindungan tersebut.

Dorongan untuk Toleransi dan Kesejahteraan Sosial

Selain fokus pada aspek perlindungan tenaga kerja, Ambar juga mengajak masyarakat untuk memperkuat toleransi antarumat beragama. Ia menekankan bahwa ketenteraman hanya dapat tercapai jika semua pihak hidup dalam semangat saling menghormati dan menjaga persatuan.

Ambar juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang kerap melanda akhir-akhir ini. Ia menambahkan bahwa Pemkab akan terus bekerja keras menciptakan iklim ekonomi yang sehat, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Semoga masyarakat Kulon Progo senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya dan daerah ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur — negeri yang diberkahi, rakyatnya makmur, tenteram, dan penuh keberkahan,” kata Ambar menutup sambutan.

Harapan dari Takmir Masjid dan Warga

Takmir Masjid Al Amin, Drs. H. Ahmad Subangi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia berharap bantuan sosial semacam ini terus berlanjut dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pembangunan-pembangunan oleh investor, seperti hotel dan jalan tol, benar-benar membuka peluang kerja dan membawa kesejahteraan bagi warga. Semoga Kulon Progo menjadi daerah yang damai, sejahtera, dan saling bergotong royong,” ujar Subangi.

Langkah nyata yang dilakukan Pemkab Kulon Progo ini menjadi bukti bahwa perhatian kepada para pekerja yang sering kali terabaikan seperti marbot masjid bukan hanya wacana.

Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, harapan baru mulai tumbuh, menandai kemajuan penting dalam jalan panjang menuju keadilan sosial dan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat. (Eln)