bernasnews — Puluhan penghobi Mobil RC dari berbagai kota di Pulau Jawa mengikuti lomba dalam rangka Grand Opening “Jokteng RC Track”, untuk memperebutkan trofi Wali Kota Cup 2025, bertempat di Sirkuit Jokteng RC Track, yang berlokasi di Joglo Resto Njeron Beteng, Jalan Siliran Lor, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Minggu (20/7/2025).
Hadir dalam perhelatan tersebut antara lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Kraton, Kapolsek Kraton, Danramil Kraton dan Babinsa, Ketua Pokdarwis Panembahan Grumegah, Ketua Pokdarwis Patehan dan Ketua Pokdarwis Kadipaten. Juga tokoh serta warga sekitar, sejumlah penonton dan beberapa awak media.
Welly selaku Penyelenggara dalam sambutannya mengemukakan, bahwa penyelenggaraan event ini merupakan hasil kerja sama dari semua teman-teman pecinta Mobil RC (Remote Control), yang diantaranya banyak yang masih muda-muda dengan rata-rata usianya 40 tahun ke atas.
Menurut Willy, Jokteng RC Track ini adalah desti wisata kekinian yang pertama di Kota Yogyakarta. Dalam perhelatan event ini dihadir oleh peserta 58 orang, dengan starter 82 peserta. Mereka datang dari Jakarta, Bogor, Madiun, Surabaya, Jepara, Boyolali, Bandung. “Jadi hampir seluruh kota dan provinsi di Jawa ada perwakilannya,” ungkapnya.
Selanjutnya, Setivie S Wibowo selaku Owner Joglo Resto Njeron Beteng yang juga mengelola Jokteng RC Track di bawah manajemen Altamira Indira Makmur menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir dan seluruh para peserta lomba yang datang dari penjuru kota di Jawa ini.
“Bahwa sebelum disulap menjadi sirkuit, lahan ini merupakan lahan tidur yang kondisinya sangat kotor sekali sehingga dalam waktu berkisar dua bulanan bisa menjadi destinasi wisata baru satu-satunya di Kota Yogyakarta. Kami juga terima kasih kepada Ibu Danramil Kraton yang dulu telah berkenan membuka soft opening sirkuit ini yang juga disertai dengan gelaran lomba,” ujar Setivie.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Yogyakarta Yunianto menyampaikan apresiasi kepada Altamira Sport Management Yogyakarta dan juga Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY yang telah memberikan dukungan serta ruang untuk pengembangan olahraga permainan sekaligus rekreasi ini.
Menurut Hasto, balap mobil radio control (RC Racing) bukan sekadar permainan melainkan adalah hobi yang membutuhkan ketelitian, teknik, kreatifitas, dan tentu saja sportifitas. Di balik pergerakan setiap mobil miniatur ini tersimpan semangat kolaborasi antara teknologi, ketrampilan mekanik dan kecintaan pada otomotif.
“Dalam konteks Kota Yogya sebagai kota budaya sekaligus kota kreatif, kehadiran Jokteng RC Track ini bukan hanya menambah wahana rekreasi tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif baru, serta memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota yang ramah terhadap anak muda, komunitas dan pengembangan hobi-hobi moderen yang juga menjunjung nilai-nilai edukatif,” tegas Hasto.
Lanjut Wali Kota dalam sambutannya yang dibacakan oleh Yunianto, bahwa di sisi lain inisiatif ini juga mendukung pengembangan wilayah, khususnya Kampung Gamelan di Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton untuk tumbuh sebagai Kampung Wisata tematik yang khas.
“Sinergi antara olahraga, wisata dan event komunitas semacam inilah yang kita dorong dalam pembangunan Yogyakarta ke depan, yaitu bersifat partisipasif, berbasis masyarakat, ingklusif dan berorientasi masa depan,” ujar Hasto Wardoyo.
Sementara itu, MPP Kemantren Kraton Sumargandi dalam kesempatan tersebut berharap, keberadaan Jokteng RC Track di Kelurahan Panembahan ini adalah destinasi wisata yang dapat menghadirkan wisatawan baik dpmestik maupun mancanegara. Pasalnya di wilayah Kemantren Kraton ini banyak lalu lalang para wisatawan yang juga berkunjung di sudut-sudut wilayah.
“Apalagi ini tempatnya berada di pinggiran beteng Kraton yang ikonik, tentunya akan menambah daya tarik wisata yang dapat mengundang wisatawan untuk berkunjung dan tentunya berujung pada kesejahteraan pada warga sekitarnya,” ucapnya.
“Harapannya warga bisa bersama-sama untuk bersinergi dan berkolaboreasi sehingga potensi wisata ini dapat memberikan dampak secara ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat bersama-sama dengan Pokdarwis dan pengelola homestay tentunya,” harap Sumargandi.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pokdarwis Panembahan Grumegah Y. Sri Susilo yang menyampaikan, bahwa tambahan destinasi buatan yang bisa menambah daya tarik wisata nJeron Beteng apalagi olah raga E-Sport ini dengan RC Track ini relatif baru dan sasarannya untuk segala umur dan ternyata event pada hari ini juga mengundang peserta hampir dari kota – kota seluruh Jawa.
“Tentu mereka akan menginap di sini, jajan di sini. Dari efek ekonomi maka akan muncul efek ganda atau multiplayer effect yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar karena akan menjadikan kelarisan kuliner maupun homestay-nya dan sebagainya. Tentunya nanti dapat dipaketkan oleh Pokdarwis dan Kampung Wisata di Panembahan maupun Pokdarwis yang ada di Kemantren Kraton,” terang Susilo, yang juga Pengurus KADIN DIY.
Pihaknya juga berharap warga sekitar dapat mendukung destinasi wisata baru ini lantaran nantinya yang dapat manfaat bukan hanya pemilik namun warga sekitar pun mendapat manfaat secara ekonomi dari keberadaan distinasi baru berupa Jokteng RC Track, wahana sirkuit mobil RC satu-satunya di Kota Yogyakarta. (ted)












