bernasnews — SMP Marsudirini Maria Goretti Semarang menggelar upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025/2026, bertempat di lapangan sekolah, di Jalan Imam Bonjol Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/7/2025).
Kegiatan itu juga sebagai awal pembukakaan tahun ajaran baru yang diikuti oleh seluruh siswa – siswi, para guru, serta segenap karyawan SMP Marsudirini Maria Goretti Semarang. Dalam upacara tersebut juga disampaikan pengenalan guru dan karyawan serta peluncuran dua buah barcode yang disampaikan oleh Veronica Retno Yuliani selaku Kepala SMP Maria Goretti.
Dalam amanatnya, Kepala SMP Marsudirini Maria Goretti Semarang Veronica Retno Yuliani mengajak siswa – siswi mensyukuri atas ksempatan bisa belajar di sekolah ini. Menurut Retno Yuliani, banyak anak – anak di luar sana yang kurang beruntung dan tidak bisa melanjutkan sekolah.
“Oleh karena itu gunakan MPLS untuk meningkatkan keimanan terhadap Tuhan YME, membangun solidaritas, berprestasi, menambah wawasan, dan meningkatkan kompetensi sebagai modal menyongsong masa depan,” tegasnya.
Sementara itu Ketua MPLS Anasthasia Ismawati melaporkan MPLS yang akan dilaksanakan selama tiga hari, Senin – Rabu, 14 – 16 Juli 2025, yang diikuti 143 peseta yang terdiri 74 laki – laki dan 69 perempuan, dengan tema “Bersama Membangun Lingkungan Sekolah yang Berkebhinekaan”.
Secara keseluruhan materi MPLS meliputi: Spiritualitas dan Visi Misi SMP Maria Goretti, Kurikulum dan Profil Lulusan, Cara Belajar Dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia, Tata Tertib, Pendidikan Karakter Dan Tata Krama, Lingkungan Belajar, Personal Branding “Menjadi Gorettian Sejati”, Organisasi Kesiswaan, Perpustakaan dan Literasi, dan akan diakhiri dengan Psikotes.
Mengakhiri laporannya Isma menyampaikan makna Creativam Amore Spiritus Fidem, dengan kita wujudkan gorettian sejati yang memilki pribadi mandiri, kreatif senantiasa cinta Tuhan sesama dan lingkungan serta bertumbuh dalam semangat iman yang murni kepada Tuhan.
Sebelum upacara diakhiri, Vita Krisna Permatasari selaku Sie Kesiswaan menginformasikan mulai tahun ajaran baru ini sekolah meluncurkan dua buah barcode yaitu Barcode Anti-Perundungan dan Barcode Kedisiplinan.
“Tujuan peluncuran barcode Anti-Perundungan dan Kedisiplinan adalah untuk memberi ruang aman bagi siswa melapor, menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab, serta membangun budaya sekolah yang positif, tertib, dan saling menghargai.” terang Vita.
Selanjutnya upacara pembukaan MPSL diakhiri dengan perkenalan guru dan karyawan oleh Kepala Sekolah kepada seluruh siswa – siswa, agar mereka lebih mengenal seluruh guru dan karyawan yang terlibat langsung dalam pelayanan pendidikan selama satu tahun ke depan.
“Semoga kita semua bisa mewujudkan visi misi sekolah dengan baik, anak – anak yang menghayati persaudaraan, dan mewujudkan lingkungan sekolah yang berkebinekaan.” harap Retno Yuliani. (zbd/ Yohanes Sudarna, S.Pd, M.M. , Humas SMP Marsudirini Maria Gortti Semarang)












