bernasnews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali menegaskan dalam pengembangan program pemberdayaan ekonomi mustahik, terutama bagi penyandang disabilitas untuk berdaya dan produktif. Dengan meluncurkan berupa program “Kopi Keliling Demi Massa ZCoffee Mobile”.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Syamsul Azhari menjelaskan, bahwa ZCoffee Mobile merupakan pengembangan program pemberdayaan ekonomi mustahik dari BAZNAS RI bagi daerah yang telah menjalankan unit usaha ZCoffee. Setelah sebelumnya mendapat hibah untuk branding ZCoffee dan Z Chicken di Mal Pelayanan Publik, Balai Kota Yogyakarta.
“Alhamdulillah BAZNAS Kota Yogyakarta kembali mendapat hibah berupa dua armada gerobak listrik untuk digunakan sebagai operasional Kopi Keliling Demi Massa,” kata Syamsul, dilansir dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.
Sementara itu, Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Yogyakarta Kengy Gilang Ramadhan menyampaikan, Kopi Keliling Demi Massa baru mulai beroperasi pada pekan pertama bulan Juli 2025.
“Kami baru mulai jalan di minggu pertama ini, baru satu armada keliling yang beroperasi penempatannya di depan Apotek Unisia 24 Jalan Pandeyan. Sementara armada lainnya rencana akan ditempatkan di Perpustakaan Kota Yogyakarta di Kotabaru,” ungkapnya.
Menurut Kengy, Kopi Keliling Demi Massa punya semangat yang dibawa, yaitu kebaikan dalam segelas kopi. Pasalnya bukan sekadar jualan kopi saja, tapi tujuan utamanya adalah memberdayakan zakat ke arah yang produktif.
“Operator Kopi Keliling Demi Massa baru satu, dari Prawirodirjan Gondomanan, warga penyandang disabilitas daksa, ada keterbatasan di salah satu kaki. Ini juga wujud bagaimana kami ingin menciptakan inklusivitas, membuka kesempatan bagi teman-teman yang semangat bekerja agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Dikatakan Kengy, bahwa pihaknya masih membuka lowongan satu orang sebagai operator Kopi Keliling Demi Massa. Terbuka untuk umum baik laki-laki maupun perempuan, dengan sistem bagi hasil dan akan diberikan pelatihan sebelum mulai bekerja.
“Lowongannya terbuka bagi siapa saja. Silakan bisa langsung datang ke KantorBAZNAS di Balai Kota, kalau memang cocok bisa langsung dimulai,” terangnya.
Pengembangan ZCoffee akan terus dilakukan termasuk terbuka untuk kolaborasi pada berbagai event agar lebih dikenal dan diterima masyarakat. “Sehingga makin banyak yang mendapatkan manfaat dari pemberdayaan dana zakat,” pungkas Kengy. (ted)












