12 Amalan Bulan Muharram: Hidupkan Bulan Mulia

Ilustrasi amalan bulan Muharram. (Pixabay.com)

bernasnews – Bulan Muharram telah tiba, membuka lembaran baru dalam kalender Hijriah. Lakukan berbagai amalan bulan Muharram yang mulia dan penuh berkah ini.

Dengan datangnya Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, umat Islam kembali disuguhkan kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sesama manusia.

Muharram bukan sekadar penanda waktu, melainkan bulan yang dimuliakan Allah dan sarat dengan keberkahan serta peluang-peluang spiritual yang tak boleh dilewatkan.

Para ulama menempatkan Muharram sebagai salah satu bulan haram, yaitu bulan-bulan yang di dalamnya sangat dianjurkan untuk menjauhi maksiat dan memperbanyak ibadah.

Maka, menyambut bulan ini dengan semangat memperbaiki diri dan mengisi hari-harinya dengan amalan saleh adalah bentuk kesyukuran atas nikmat umur yang masih Allah berikan.

Berikut ini adalah dua belas amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Muharram. Mari hidupkan bulan mulia ini dengan semangat ibadah dan cinta kepada sesama.

1. Mendirikan Shalat Tepat Waktu dan Sunnahnya

Bulan Muharram adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki kualitas shalat. Tidak hanya memperhatikan shalat lima waktu secara tepat waktu dan berjamaah, tetapi juga memperbanyak shalat sunah seperti shalat dhuha, shalat tahajud, dan shalat rawatib. Shalat merupakan tiang agama dan amalan yang pertama kali dihisab di akhirat kelak.

2. Berpuasa di Hari Tertentu

Berpuasa di bulan Muharram memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama pada hari Asyura (tanggal 10 Muharram) dan Tasua (tanggal 9 Muharram). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menganjurkan umat Islam untuk berpuasa di hari-hari ini karena pahalanya besar dan dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.

3. Menyambung Silaturahmi

Mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, dan sahabat merupakan amalan yang sangat dianjurkan sepanjang waktu, terlebih di bulan yang penuh berkah ini. Silaturahmi bukan hanya menjaga keharmonisan, tetapi juga membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur.

4. Memberi Sedekah kepada yang Membutuhkan

Bersedekah di bulan Muharram memiliki nilai lebih. Tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, sedekah juga membersihkan harta dan menjadi sebab turunnya rahmat serta keberkahan. Sedekah bisa berupa uang, makanan, pakaian, atau sekadar senyuman yang menenangkan.

5. Mandi di Awal Muharram

Sebagian ulama menganjurkan untuk mandi pada hari pertama bulan Muharram sebagai simbol menyucikan diri menyambut tahun yang baru. Meski tidak wajib, mandi ini bisa menjadi pengingat bahwa awal tahun adalah waktu yang baik untuk membersihkan diri secara lahir dan batin.

6. Menggunakan Celak Mata

Menggunakan celak (ikhitilal) pada mata juga termasuk amalan yang dianjurkan selama bulan Muharram, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah. Selain bernilai sunnah, celak juga memberikan manfaat kesehatan bagi mata jika digunakan dengan cara yang benar dan bahan yang aman.

7. Berziarah ke Makam Ulama dan Orang Shalih

Mengunjungi makam ulama atau orang-orang saleh yang telah wafat bukan sekadar mengenang jasa mereka, tetapi juga menjadi momen kontemplasi diri. Ziarah mengingatkan kita pada kematian dan pentingnya menyiapkan amal baik sebanyak mungkin sebelum ajal menjemput.

8. Menjenguk Orang Sakit

Amalan ini sangat dianjurkan dalam Islam karena termasuk bentuk kepedulian sosial. Menjenguk orang sakit dapat menguatkan hubungan persaudaraan dan memberikan semangat kepada yang sedang diuji oleh Allah dengan penyakit.

9. Memberikan Tambahan Nafkah Kepada Keluarga

Muharram juga menjadi momen terbaik untuk mempererat kasih sayang dalam keluarga. Memberi nafkah lebih kepada istri dan anak-anak bukan hanya menggembirakan hati mereka, tetapi juga menjadi sumber pahala besar bagi kepala keluarga. Allah mencintai hamba-Nya yang dermawan terhadap keluarganya.

10. Memotong Kuku

Meskipun terdengar sederhana, memotong kuku termasuk bagian dari sunnah fitrah yang dianjurkan. Melakukannya di hari Jumat atau hari-hari awal Muharram menjadi salah satu cara menyambut tahun baru dengan kebersihan dan kerapian.

11. Mengusap Kepala Anak Yatim

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah mengusap kepala anak yatim dan menyantuninya. Rasulullah sangat mencintai anak yatim, dan menyentuh kepala mereka dengan penuh kasih adalah bentuk penghormatan dan perhatian yang tinggi.

12. Membaca Surat Al-Ikhlas Seribu Kali

Bagi yang mampu, membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali selama bulan Muharram adalah amalan yang penuh pahala. Surat ini mengandung tauhid yang murni dan mengajarkan tentang keesaan Allah. Membacanya berulang kali merupakan bentuk dzikir dan pendekatan diri kepada Allah.

Menghidupkan Muharram dengan Semangat Ibadah

Mengawali tahun baru Hijriah dengan semangat ibadah merupakan tanda keseriusan kita dalam memperbaiki diri.

Bulan Muharram bukan hanya tentang pergantian tahun, tetapi juga tentang momen spiritual untuk memperbanyak amal baik, meninggalkan maksiat, dan menata niat.

Marilah kita jadikan Muharram sebagai titik balik untuk memperbarui komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan lebih dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hidupkan bulan mulia ini dengan amalan-amalan terbaik agar setiap hari di tahun yang baru dipenuhi dengan berkah dan rahmat.

Dengan memanfaatkan bulan Muharram untuk mengerjakan amalan-amalan yang disarankan oleh para ulama, kita telah mengambil langkah awal yang baik dalam menyambut tahun baru Hijriah. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang memuliakan bulan mulia ini dan memperoleh limpahan pahala dari setiap amal yang kita lakukan.

***