bernasnews – Bagi masyarakat Jawa setiap pergantian tahun baru atau yang sering disebut Malam Satu Suro, sejak dahulu kala para leluhur selalu menyambutnya dengan semacam ritual tertentu yang dimaksudkan sebagai sarana kontemplasi diri.
Tradisi yang telah menjadi budaya tersebut hingga kini masih dilestarikan, bahkan beberapa tempat ibadah keagamaan pun juga melakukan, yang tentunya juga disesuaikan dengan kepentingan maupun dengan penyelenggaraan ibadahnya.
Salah satunya adalah Gereja Katoli St. Antonius Padua Kotabaru, Yogyakarta, dalam rangka memperingati Malam Satu Suro menggelar “Misa Suro”, pada Kamis Sore, 26 Juni 2025, Pukul 17:30 WIB. Penyelenggaraan perayaan misa ini dengan diiringi oleh Tim Gamelan Kotabaru.
Rina selaku Pengurus dan Yuda selaku Pelatih Gamelan kepada bernasnews mengemukakan, bahwa perayaan misa malam satu suro di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru dengan iringan gamelan sebagai bentuk inkulturasi dan nguri-uri kabudayan Jawa.
“Selain momen tersebut, dalam beberapa kesempatan tim pelayanan (gamelan) telah mengiringi beberapa kali ibadah mingguan. Karena gereja di Kotabaru ini terkenal dengan gereja yang modern maka kebudayaan Jawa salah satunya musik gamelan juga tetap akomodir sehingga bisa terjaga kelestariannya,” beber Rina, di tengahptengah persiapan gladi resik, Kamis (26/5/2025).
Selanjutnya Yuda menambahkan, jika menelisik dari sejarah keberadaan alat msuik gamelan ini sudah ada sejak tahun 1990an kemudian pada tahun 2017 sudah terdokumentasi kalau ada Tim Gamelan di Gereja Katoli St. Antonius Padua Kotabaru.
“Sudah cukup lama namun kepengurusan dan peserta penabuhnya pasang surut, generasinya jadi terputus. Jadi kami tidak begitu paham dengan akarnya, mulai diaktifkan kembali paska pandemi lalu. Genarasi yang dulu-dulu sudah nggak terlacak,” ujar Yuda.
Sementara itu dihubungi terpisah, Nuke salah satu anggota atau penabuh gemalan mengungkapkan, bahwa sekarang kegiatan mulai gayeng lagi. Latihan rutin tiap hari Rabu bagi penabuh yang sudah bisa pentas (mengiringi). Hari Kamis untuk anggota baru.
“Saya sendiri termasuk anggota yang relatif baru masih harus banyak latihan. Perekrutan anggota dibuka secara terbuka melalui pengumuman di gereja. Anggota terdiru dari usia SMA sampai usia Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Bahkan juga banyak anak-anak siswa SMK Kesenian,” pungkas Nuke. (ted)












