News  

Ledakan Gas di Gunungkidul, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar Serius, Tak Sadar Gas Bocor

Ibu dan anak balita alami luka bakar akibat ledakan gas di Gunungkidul. (Dok Polsek Tanjungsari)

bernasnews – Ledakan dahsyat dari tabung gas melon mengguncang Padukuhan Gatak II, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Sabtu, 24 Mei 2025 sore.

Seorang ibu muda dan anak balitanya menjadi korban dalam insiden tragis ini. Keduanya mengalami luka bakar serius setelah api menyambar sekujur tubuh mereka saat sedang berada di dapur.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Elfy Susanti (27), seorang karyawan swasta, saat itu tengah berada di dapur rumahnya untuk merebus air.

Ia mencium bau gas yang menyengat, namun mengabaikannya karena mengira tabung gas hanya hampir habis. Tanpa menyadari bahaya besar yang mengintai, ia pun menyalakan kompor.

Sekejap Setelah Kompor Dinyalakan, Ledakan Dahsyat Terjadi

Tak lama kemudian, suara ledakan keras mengguncang rumah mereka. Api menyembur dari tabung gas dan langsung melahap bagian dapur.

Putranya, AS (6), yang baru saja keluar dari kamar mandi, turut tersambar api. Tubuh kecil Ghani terbakar, dengan luka parah pada bagian wajah, tangan, dada, dan paha.

“Saya mendengar suara seperti gemuruh dari arah dapur. Ketika kami lari ke sana, api sudah membesar,” ungkap Hartanti, salah satu kerabat yang berada tak jauh dari lokasi.

Jeritan minta tolong terdengar dari dalam rumah, memicu warga sekitar untuk segera berlarian membantu. Dalam kondisi tubuh yang melepuh dan kulit yang mengelupas, Elfy dan AS berhasil diselamatkan lalu segera dilarikan ke RSUD Wonosari menggunakan ambulans Tagana Kapanewon Tanjungsari.

Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyana, yang menangani langsung kasus ini, membenarkan bahwa ledakan berasal dari tabung gas bocor yang tersulut api.

“Betul, kami menerima laporan dua warga mengalami luka bakar karena semburan api dari tabung gas bocor. Diduga, korban tidak menyadari bahayanya dan tetap menyalakan kompor,” jelasnya.

Ledakan ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat mengenai bahaya kebocoran gas di rumah tangga. Sedikit kelalaian bisa berujung pada tragedi besar.

Kini, Santi dan Ghani tengah berjuang melawan rasa sakit di ruang perawatan, sementara warga Gatak masih diselimuti trauma setelah menyaksikan kejadian mengerikan tersebut.