bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025.
Warga diminta untuk mewaspadai hujan deras disertai kilat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di wilayah perairan Yogyakarta.
BMKG memperkirakan hujan ringan akan mengguyur wilayah Gunungkidul bagian selatan pada pagi hari. Memasuki siang hingga sore, intensitas hujan meningkat menjadi sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul, Bantul bagian utara, dan Kulon Progo bagian utara. Sementara Bantul bagian selatan dan Kulon Progo bagian selatan diperkirakan mengalami hujan ringan.
Kondisi Malam Hari hingga Dini Hari
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Sleman bagian utara dan Gunungkidul bagian utara. Kemudian menjelang dini hari, wilayah Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan kembali berpotensi diguyur hujan ringan.
BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 22 hingga 32 °C, dengan kelembapan udara mencapai 60–96 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan maksimum 15 km/jam.
Selain potensi cuaca ekstrem di daratan, BMKG juga memperingatkan adanya gelombang laut tinggi di wilayah perairan Yogyakarta.
Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter, masuk dalam kategori tinggi dan berisiko bagi aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.
Imbauan untuk Masyarakat DIY
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Warga juga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah terpancing informasi tidak valid dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama menghadapi cuaca ekstrem ini. BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi terkini agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan waspada. (el)












