bernasnews – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah sebelum Idul Adha.
Terdapat tiga jenis puasa sunnah yang bisa dilaksanakan menjelang hari raya kurban, yaitu puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.
Ketiga puasa ini memiliki keutamaan masing-masing dan dilaksanakan pada waktu yang berbeda, namun saling melengkapi dalam menyambut hari besar umat Islam ini.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan amalan puasa sunnah ini, terlebih di hari-hari awal bulan Dzulhijjah yang penuh berkah.
Bahkan, dalam sebuah hadits shahih dari Abu Sa’id Al Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Tiap hamba Allah SWT yang berpuasa sehari karena Allah SWT, maka Allah SWT akan menjauhkan wajahnya dari api neraka hingga jarak 70 tahun.” (HR Muslim)
Lalu, kapan waktu pelaksanaan puasa sunnah sebelum Idul Adha di tahun 2025? Berikut ini penjelasan lengkapnya disertai tanggal Masehi dan keutamaannya:
1. Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah)
Tanggal Masehi 2025: 28 Mei – 3 Juni 2025
Puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah, sebelum masuk ke hari Tarwiyah dan Arafah.
Meskipun bukan wajib, puasa ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW biasa menghidupkan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dengan amalan shaleh, termasuk berpuasa.
Dalam hadits riwayat Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah).” (HR Bukhari)
Puasa ini dilakukan seperti puasa sunnah pada umumnya, yakni dari terbit fajar (waktu Subuh) hingga terbenam matahari (waktu Maghrib).
2. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Tanggal Masehi 2025: 4 Juni 2025
Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Arafah. Nama Tarwiyah sendiri berasal dari tradisi para jamaah haji yang menyiapkan air (tawar) dalam perjalanan menuju Arafah.
Puasa ini memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadits:
“Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari tarwiyah seperti puasa setahun….” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu Najar)
3. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Tanggal Masehi 2025: 5 Juni 2025
Puasa Arafah adalah puncak dari amalan puasa sunnah sebelum Idul Adha dan merupakan yang paling utama. Waktu pelaksanaannya adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Idul Adha.
Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah.
Keutamaannya luar biasa besar, yakni menghapus dosa selama dua tahun: satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun; satu tahun yang telah lewat dan satu tahun yang akan datang…” (HR Muslim)
Selain menghapus dosa, puasa Arafah juga sebagai bentuk refleksi dan penghormatan terhadap pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS.
Ketiga puasa ini memiliki keutamaan tersendiri dan tidak ada satu pun yang sia-sia. Terlebih, bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan Allah SWT.
Maka dari itu, menjalankan puasa sunnah sebelum Idul Adha menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak pahala, dan mensucikan diri dari dosa.
Tips Menjalankan Puasa Sebelum Idul Adha:
- Niatkan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT.
- Perbanyak dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an saat berpuasa.
- Hindari ucapan atau perbuatan yang membatalkan pahala puasa.
- Persiapkan menu sahur dan buka yang bergizi agar tetap kuat beribadah.
- Jika tidak bisa puasa penuh 9 hari, usahakan jangan lewatkan puasa Arafah.
Puasa sunnah sebelum Idul Adha bukan hanya tradisi, tetapi bagian dari keteladanan Nabi Muhammad SAW dan peluang besar untuk meraih rahmat serta ampunan Allah SWT.
Mari kita semarakkan bulan Dzulhijjah dengan amal saleh dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
***












