News  

Mewakili Tingkat Kemantren, Tim Verifikasi Lapangan Pemkot Yogya Kunjungi Kelurahan Panembahan

Suasana penyambutan Rombongan Tim Verifkasi Lapangan Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2025, (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Terima kasih dan apresiasi dari kami atas kepercayaan dari Kelurahan Panembahan mewakili Kemantren Kraton untuk maju di tingkat Kota Yogyakarta. Bahwasannya proses untuk maju ke tingkat Kota Yogyakarta ini melalui evaluasi yang cukup ketat di tingkat kemantren.

Dengan penjurian yang obyektif maka dari tiga kelurahan, Kelurahan Panembahan, Patehan dan Kadipaten nilainya semua di atas 400 dan yang paling besar untuk tahun 2025 adalah Kelurahan Panembahan, dengan total nilai 408.

Demikian dikemukakan oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Kraton Drs. Sumargandi, M.Si dalam sambutannya saat menyambut Tim Verifkasi Lapangan Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2025, di Pendapa Mandira Loka, Kantor Kelurahan Panembahan, Rabu (23/4/2025).

“Kunjungan dari tim ini tentu menambah semangat bagi kami untuk bisa menampilkan potensi-potensi yang ada di Kelurahan Panembahan. Potensi yang dihadirkan wilayah adalah yang selama ini sudah ada sejak dulu dan masih berjalan hingga kini,” kata Sumargandi.

Acara ini dihadiri oleh Jajaran Forkompimtren Kemantren Kraton, Lurah Panembahan dan Staf, Ketua LPMK Panembahan dan Jajaran, Ketua Pokdarwis Panembahan Grumegah, serta beberapa Ketua dan Pengurus Kelembagaan yang ada di Kelurahan Panembahan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta Subarjilan, SIP, M.Si, saat menyampaikan sambutan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Rombongan Tim Verikasi dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta Subarjilan, SIP, M.Si, dengan anggota yang terdiri dari perwakilan OPD Pemkot Yogyakarta, yang terkait dengan penilaian potensi wilayah dan kelembagaan di tingkat kelurahan.

Subarjilan selaku Ketua Rombongan Tim Verifikasi dalam sambutan mengungkapkan, bahwa kegiatan ini berdasar Permendagri, Nomer 81 Tahun 2015, tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. Sehingga kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, sepertinya untuk Kelurahan Panembahan ini juga dilakukan setiap tahun namun maju di tingkat Kota Yogyakarta baru akhir-akhir ini.

“Tujuan dari kegiatan verifikasi lapangan ini adalan ingin meverifikasi mencocokan data, dokumen yang telah dikirimkan pada saat penilaian administrasi bulan sebelumnya dan paparan dari Lurah beserta jajarannya di Kantor Pemkot Yogyakarta,” ujar Subarjilan.

Suasana verifikasi dari tim yang terkait dengan kinerja LPMK Panembahan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Suasana dan nuansa lingkungan Kantor Kelurahan Panembahan dalam penyambutan tamu yang hadir, bisa disebut layaknya sebuah acara perhelatan pernikahan budaya Jawa. Penyambutan Tim Verifikasi, dikawal oleh kesatuan bregada prajurit dan disambut dengan tari beksan serta penampilan musik biola, dengan lagu “Yogyakarta”, lagu lawas tahun 70an dan lagu “Jogja Istimewa”.

Harumnya aroma terapi di venue, serta sejumlah lapak-lapak kegiatan yang ada di Kelurahan Panembahan, dari UMKM, Seni dan Budaya, serta Pariwisata merupakan bentuk nyata berbagai kegiatan warga masyarakat, di wilayah bagian dari Kraton Yogyakarta, juga bagian sirip dari Sumbu Filosofi Yogyakarta yang diakui dunia.

“Dari hasil evaluasi Kelurahan ini kami berharap bisa menampilkan potensi-potensi yang ada. Prinsip bagi saya, potensi yang sudah ada ini tinggal kita kemas. Artinya kegiatan ini menjadi momen bersama yang ini akan menjadi daya tarik,” terang Lurah Panembah RM. Murti Buntoro, SH, MIP, kepada bernasnews, di sela-sela acara.

Dengan adanya evaluasi ini berbagai potensi yang telah dilakukan selama ini oleh warga Kelurahan Panembahan dapat lebih berkembang. Dan baru kali ini Kelurahan Panembahan bisa masuk 5 besar di tingkat Kota Yogyakarta, ini suatu yang mengembirakan.

“Apalagi sudah ada beberapa potensi yang kita miliki telah dikenal hingga manca negara, eman-eman (sayang) kalau tidak kita tampilkan dan terekspos. Harapan dari hasil dari evaluasi tentunya dapat juara, namun yang terpenting dari itu bahwa potensi yang kita miliki ini dapat bertumbuh, berkembang dan berkelanjutan,” pungkas RM. Murti Buntoro. (ted)