10 Prodi Terketat di SNBP 2025 dengan Peluang Lolos Kecil, Patut Waspada Ketika Memilih

Ilustrasi prodi terketat di SNBP 2025/Pexels

bernas news – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 telah mengumumkan daftar program studi (prodi) dengan tingkat persaingan tertinggi.

Berdasarkan data resmi dari Panitia Pelaksana SNPMB, hanya sekitar 1 hingga 1,45 persen pendaftar yang berhasil diterima di sepuluh prodi dengan daya saing tertinggi tahun ini.

Di posisi teratas, Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tercatat sebagai program studi dengan tingkat seleksi paling ketat.

Dari ribuan pendaftar, hanya sekitar 1,12 persen yang berhasil lolos. Jika dikalkulasikan, dari setiap 1.000 pendaftar, hanya sekitar 11 hingga 12 orang yang diterima di prodi ini.

Hal ini menunjukkan bahwa persaingan untuk masuk ke Ilmu Komunikasi UNJ sangatlah tinggi dibandingkan program studi lainnya.

Program Studi Farmasi dan Keperawatan Mendominasi Daftar

Selain Ilmu Komunikasi UNJ, program studi di bidang kesehatan dan farmasi juga mendominasi daftar program studi dengan tingkat persaingan tertinggi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Farmasi Universitas Nusa Cendana (Undana) – Tingkat seleksi 1,24 persen
  • Farmasi Universitas Mataram (Unram) – Tingkat seleksi 1,43 persen
  • Farmasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) – Tingkat seleksi 1,45 persen
  • Keperawatan Universitas Negeri Malang (UM) – Tingkat seleksi 1,25 persen
  • Keperawatan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) – Tingkat seleksi 1,41 persen
  • Keperawatan Universitas Mulawarman (Unmul) – Tingkat seleksi 1,45 persen

Dari data tersebut, terlihat bahwa program studi di bidang kesehatan dan farmasi memiliki daya saing yang luar biasa ketat, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap profesi di bidang ini.

Daftar Lengkap 10 Prodi dengan Seleksi Paling Ketat di SNBP 2025

Berikut ini adalah daftar sepuluh program studi dengan tingkat persaingan tertinggi pada SNBP 2025:

  1. Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Jakarta (Tingkat seleksi: 1,12 persen)
  2. Farmasi – Universitas Nusa Cendana (Tingkat seleksi: 1,24 persen)
  3. Keperawatan – Universitas Negeri Malang (Tingkat seleksi: 1,25 persen)
  4. Ilmu Komunikasi – Universitas Pendidikan Indonesia (Tingkat seleksi: 1,37 persen)
  5. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) – Universitas Sriwijaya (Tingkat seleksi: 1,38 persen)
  6. Keperawatan – Universitas Negeri Surabaya (Tingkat seleksi: 1,41 persen)
  7. Farmasi – Universitas Mataram (Tingkat seleksi: 1,43 persen)
  8. Keperawatan – Universitas Mulawarman (Tingkat seleksi: 1,45 persen)
  9. Teknik Pertambangan – Universitas Hasanuddin (Tingkat seleksi: 1,45 persen)
  10. Farmasi – Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (Tingkat seleksi: 1,45 persen)

Dengan memahami daya saing di setiap prodi dan menyusun strategi yang tepat, peluang untuk diterima di perguruan tinggi impian akan semakin besar.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi calon mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri untuk SNBP 2025!

***