bernasnews — PT Kredit Pintar Indonesia, perusahaan yang menaungi platform fintech lending ‘Kredit Pintar’, senantiasa berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah menjadi agenda rutin tahunan perusahaan.
Wujud nyata dari program CSR tersebut adalah berupa bantuan untuk merevitalisasi bangunan sekolah yang menjadi sarana utama dalam proses belajar mengajar. Seperti diketahui pada tahun 2023 lalu PT Kredit Pintar Indonesia (KPI) melakukan aksi sosial dalam wujud pembangunan perpustakaan sekolah di SMP Wee Wella, Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, untuk tahun 2024 ini CSR dilakukan dalam bentuk revitalisasi bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PAUDQu Al-Fattah yang terletak di Dusun Pereng, Sumberharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, yang juga melibatkan karyawan PT KPI.
Pada saat peresmian bangunan sekolah PAUDQu yang telah direvitalisasi,Direktur PT Kredit Pintar Indonesia Kokko Cattaka mengatakan, bahwa suatu kehormatan atas kesempatan yang diberikan oleh Yayasan Al-Fattah, Pereng, kepada ‘Kredit Pintar’ untuk dapat melaksanakan agenda CSR tahun ini, dengan merevitalisasi bangunan sekolah dan melengkapi fasilitas pendidikan di PAUDQu Al-Fattah.
“Hal ini juga sejalan dengan salah satu nilai perusahaan Kredit Pintar yaitu membawa dampak positif di masyarakat melalui program CSR, khususnya dalam bidang pendidikan,” terang Kokko Cattaka, di sela-sela kegiatan peresmian, Kamis (25/7/2024).
Diungkapkan oleh Muhammad Zainal Fananiatau dikenal sebagai Gus Muh selaku Ketua Yayasan Al-Fattah Pereng, Yogyakarta, bahwa kondisi PAUDQu Al-Fattah saat ini hanya memiliki tiga ruang kelas berukuran 6×6 meter yang digunakan sebagai ruang belajar siswa TK, PAUD, dan TPA dengan jumlah siswa sebanyak 61 orang.
Menurutt Gus Muh, sejak didirikan pada tahun 2015, PAUDQu Al-Fattah telah melakukan pembaharuan pada tahun 2021 dengan target gedung bertingkat untuk enam kelas. Pendanaan tersebut merupakan hasil donasi terbuka dari warga sekitar desa dan luar kota. Namun hasil pendanaan tersebut hanya mampu membiayai separuh perjalanan menuju target.
.”Oleh karena itu PAUDQu Al-Fattah memerlukan dukungan untuk melanjutkan pembangunan tiga ruang kelas di lantai paling atas. Dengan adanya sumbangsih dari Kredit Pintar maka kami sangat berterima kasih karena dapat merealisasikan bangunan sekolah yang lebih layak dan memadai,” ungkap Gus Muh.
Menanggapi hal itu, Kokkomenandaskan, bahwa kelancaran kegiatan belajar mengajar tidak akan berjalan dengan optimal tanpa adanya dukungan infrastruktur dan tenaga pengajar yang memadai. “Oleh karenanya, melalui kegiatan CSR tahun ini, Kredit Pintar hendak memfasilitasi kebutuhan tersebut agar PAUDQu Al-Fattah dapat terus memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan bagi masyarakat sekitar,” ucap dia.
Sementara itu, Tri Akhmeriyadi, S.P., M.Si. selaku Plt Panewu Prambanan Sleman, merespon positif atas program CSR Kredit Pintar. Pihaknya sangat mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kredit Pintar, merevitalisasi bangunan sekolah PAUDQu Al-Fattah, kebanggaan warga Dusun Pereng, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, DIY ini dengan dibangun lebih layak lagi.
“Sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekitar untuk fasilitas pendidikan yang memadai sehingga baik murid-murid ataupun para tenaga pengajar dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar di sekolah ini dengan nyaman dan semakin bersemangat,” papar Tri Akhmeriyadi.
Berkaitan dengan dunia pendidikan, tercatat bahwa sekitar separuh nasabah Kredit Pintar meminjam uang untuk kebutuhan modal usaha kecil atau pendidikan. Hal itu dikemukakan oleh Puji Sukaryadi selaku Brand Manager Kredit Pintar.
Melihat pentingnya kebutuhan sarana pendidikan yang memadai bagi masyarakat, pihaknya tak ragu untuk berkontribusi dalam aksi sosial ini sehingga diharapkan ke depannya hasil dari pembangunan sekolah ini dapat digunakan sebaik-baiknya dalam jangka waktu panjang. “Juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di Dusun Pereng dan sekitarnya sehingga bisa mengakses pendidikan dasar dengan baik,” ujar Puji Sukaryadi.
Kredit Pintar sebagai platform fintech lending terkemuka di Indonesia yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh OJK, terus mencatatkan pertumbuhan positif dengan total akumulasi penyaluran pinjaman mencapai lebih dari Rp 45 Triliun. “Tercatat juga bahwa jumlah total peminjam Kredit Pintar sejak berdiri tahun 2017 hingga saat ini telah berjumlah lebih dari 8,1 juta nasabah,” imbuh dia. (nun)












